Dinas Pendidikan Siapkan 25 Guru untuk Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri, Fasilitas Asrama Siap Digunakan

Tampak udara kompleks Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten yang progres pembangunannya telah mencapai 92,4 persen.
(Dok. Pemkab Kediri)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten. Meski pembangunan fisik secara keseluruhan belum mencapai 100 persen, sejumlah fasilitas utama, termasuk gedung pembelajaran dan asrama, dinilai telah siap digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., mengatakan hasil peninjauan yang dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah menunjukkan bahwa secara fungsional bangunan Sekolah Rakyat sudah layak dimanfaatkan.

“Secara fungsional kami melihat gedung baru sudah bisa digunakan untuk kegiatan sekolah. Termasuk fasilitas asramanya juga siap, walaupun progres pembangunan secara keseluruhan memang belum mencapai 100 persen,” ujar Muhsin.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak dari berbagai latar belakang.

Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, pihaknya optimistis Sekolah Rakyat mampu menjadi lembaga pendidikan yang memberikan pelayanan terbaik bagi para peserta didik.

“Dengan fasilitas yang bagus dan lengkap, kami optimistis Sekolah Rakyat bisa memberikan layanan pendidikan terbaik dan berkualitas untuk anak-anak,” katanya.

Sebagai bentuk kesiapan sumber daya manusia, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri juga telah menyiapkan tenaga pendidik yang akan bertugas di sekolah tersebut. Pada semester pertama tahun ini, sekitar 25 guru kelas dan guru mata pelajaran akan ditempatkan untuk mendukung proses pembelajaran.

“Pemkab Kediri melalui Dinas Pendidikan pada semester pertama tahun ini akan menugaskan sekitar 25 guru kelas dan guru mata pelajaran di Sekolah Rakyat sampai dengan guru baru hasil rekrutmen Kementerian Sosial siap ditugaskan di sana,” jelas Muhsin.

Meski demikian, Muhsin mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dan keamanan selama masa transisi operasional sekolah. Pasalnya, beberapa pekerjaan proyek masih berlangsung, sementara kompleks Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan yang cukup luas.

Baca Juga  Kemenag Perkuat Manajemen Talenta, Karier ASN Berbasis Kompetensi

“Dari hasil kunjungan kemarin kami berharap keselamatan dan keamanan seluruh warga sekolah benar-benar menjadi perhatian. Selain karena saat ini pekerjaan proyek masih berjalan, Sekolah Rakyat juga berada di lahan seluas tujuh hektare sehingga faktor keamanan harus mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Sebelumnya, hasil peninjauan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri menunjukkan progres pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai 92,4 persen. Pemerintah daerah berharap pembangunan segera rampung sehingga sekolah dapat beroperasi dan menjadi bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kediri.


Jurnalis: Wildan Wahid Hasyim

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *