Peminat Beasiswa Berdaya Membludak, Pemkab Kediri Perketat Verifikasi Penerima

Petugas melakukan home visit untuk memverifikasi data calon penerima Program Beasiswa Berdaya di Kabupaten Kediri.
(Foto Dok. Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri)

Tandaglobal.news | KEDIRI – Tingginya animo masyarakat terhadap Program Beasiswa Berdaya yang digagas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong Pemerintah Kabupaten Kediri memperketat proses verifikasi calon penerima. Langkah ini dilakukan agar bantuan pendidikan tersebut benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

Program yang setiap tahun didukung anggaran sekitar Rp30 miliar itu menjadi salah satu upaya Pemkab Kediri dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, mulai dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menjelaskan bahwa verifikasi lapangan dilakukan khususnya terhadap pemohon Beasiswa Berdaya jenjang mahasiswa. Melalui metode home visit, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi, tetapi juga mencocokkan data yang diajukan dengan kondisi riil keluarga di lapangan.

Menurut Muhsin, langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pendidikan yang disiapkan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Kami tidak ingin bantuan beasiswa ini salah sasaran sehingga masyarakat yang lebih membutuhkan justru kehilangan kesempatan untuk mendapatkan dukungan pendidikan,” ujarnya.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang jauh melampaui kuota yang tersedia. Untuk jenjang mahasiswa, kuota penerima tahun ini sebanyak 580 orang, sedangkan pada tahap pertama jumlah pemohon mencapai 1.246 pendaftar.

Dari hasil verifikasi yang telah berjalan, sebagian besar pendaftar belum memenuhi kriteria yang ditetapkan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 780 pemohon dinyatakan tidak lolos verifikasi, sementara 245 lainnya telah berhasil diverifikasi.

Proses verifikasi masih berlangsung dan dijadwalkan selesai pada 18 Juli 2026. Setelah tahap pertama rampung, tahapan serupa akan dilanjutkan untuk pendaftar gelombang berikutnya.

Dalam proses penilaian, tim verifikator mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi ekonomi keluarga yang masuk kategori Desil 1 hingga 5, capaian akademik, hingga kondisi sosial calon penerima.

Baca Juga  Bangunan Kosong, Kontrak Belum Habis: Ini Sebab Kafe Ragil Kuning Tak Beroperasi

Muhsin menegaskan, verifikasi lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh warga yang menghadapi kendala biaya pendidikan.

“Harapan kami, program ini dapat membantu anak-anak yang memiliki kemampuan dan prestasi untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana selama ini konsisten menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Melalui Program Beasiswa Berdaya, Pemkab Kediri berupaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita mereka.


Jurnalis: Wildan Wahid Hasyim

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *