Masjid At Taqwa Wates Hidupkan Kegiatan Keagamaan

Masjid Besar At Taqwa Wates menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. (dok. Intan Nuraini / Tandaglobalnews)

Tandaglobal.news | Kediri, – Masjid Besar At Taqwa Wates menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang memiliki peran strategis di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Selain menjadi tempat ibadah, masjid yang berdiri sejak tahun 1950 Masehi atau 1370 Hijriah tersebut juga menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan syiar Islam.

Ketua Takmir Masjid Besar At Taqwa Wates, Ahmad Sultan Arifuddin atau yang akrab disapa Gus Tata, menjelaskan bahwa masjid ini berstatus sebagai Masjid Besar tingkat kecamatan yang berfungsi sebagai masjid patokan di wilayah Kecamatan Wates.

“Masjid Besar At Taqwa Wates berdiri di atas tanah wakaf keluarga Bapak Poerjadi atau H. Atmo Suparto-Temboro. Statusnya sebagai Masjid Besar menjadikan masjid ini sebagai rujukan utama kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan,” ujar Gus Tata, Rabu (24/6/2026).

Ia menuturkan, bangunan masjid yang ada saat ini merupakan hasil rehabilitasi total dari bangunan lama. Pembaruan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah serta mengakomodasi semakin berkembangnya aktivitas keagamaan masyarakat.

Saat ini, Masjid Besar At Taqwa Wates menaungi sekitar delapan majelis taklim dan pengajian rutin yang diikuti berbagai kelompok usia. Kegiatan tersebut meliputi kajian ba’da Subuh, pengajian ibu-ibu, pembinaan remaja masjid, hingga pendidikan Al-Qur’an melalui TPQ dan madrasah.

Selain itu, keberadaan masjid yang berdampingan dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wates turut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, seperti bimbingan perkawinan dan manasik haji bagi jamaah yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

“Harapan kami, Masjid Besar At Taqwa Wates tidak hanya ramai saat pelaksanaan ibadah wajib, tetapi juga terus menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” pungkas Gus Tata.

Baca Juga  Antusiasme Lintas Generasi Warnai Ritual Larung Sesaji Gunung Kelud 2026

Jurnalis: Intan Nuraini

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *