Waduk Siman Jadi Penyelamat Petani di Musim Kemarau, Pasokan Air Irigasi Tetap Aman

Tandaglobal.news | KEDIRI – Memasuki puncak musim kemarau, keberadaan Waduk Siman di Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, menjadi penopang utama aktivitas pertanian masyarakat. Di tengah kondisi sejumlah wilayah yang mulai mengalami keterbatasan pasokan air, petani di Desa Siman masih dapat mengolah sawah dan menanam berbagai komoditas berkat irigasi yang tetap mengalir.

Pasokan air ke Waduk Siman berasal dari Waduk Selorejo dan disalurkan melalui jaringan irigasi teknis menuju lahan pertanian. Kondisi tersebut membuat petani tidak terlalu khawatir menghadapi musim kemarau karena kebutuhan air bagi tanaman masih dapat terpenuhi.

Salah seorang petani Desa Siman, Mujiono, mengatakan keberadaan Waduk Siman sangat membantu petani, terutama ketika curah hujan mulai menurun. Menurutnya, pasokan irigasi yang stabil membuat aktivitas bercocok tanam tetap berjalan normal tanpa harus bergantung pada pompa air berbahan bakar minyak.

“Kalau musim kemarau seperti sekarang ini, waduk sangat membantu. Air irigasi tetap ada sehingga sawah tidak kekeringan. Kami masih bisa menanam dan merawat tanaman tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk memompa air,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Ia menjelaskan, selain padi, banyak petani memanfaatkan musim kemarau untuk membudidayakan bawang merah. Komoditas tersebut dinilai cocok ditanam karena memperoleh paparan sinar matahari yang cukup, sementara kebutuhan air tetap tercukupi melalui jaringan irigasi dari Waduk Siman.

Menurut Mujiono, ketersediaan air yang stabil juga berpengaruh terhadap kualitas hasil panen. Tanaman dapat tumbuh lebih optimal karena memperoleh pasokan air sesuai kebutuhan tanpa mengalami genangan yang berpotensi memicu serangan penyakit.

Keberadaan waduk juga membantu menekan biaya produksi. Petani tidak lagi mengeluarkan biaya besar untuk membeli bahan bakar minyak guna mengoperasikan mesin pompa air. Penghematan tersebut dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk maupun perawatan tanaman sehingga usaha tani menjadi lebih efisien.

Baca Juga  Lestarikan Warisan Leluhur, Desa Toyoresmi Kembali Gelar Kirab Budaya Tahunan

Selain menopang sektor pertanian, Waduk Siman juga berperan mendukung operasional PLTA Siman serta menjaga kawasan sekitar tetap hijau selama musim kemarau. Pemandangan waduk yang asri turut menjadi daya tarik bagi masyarakat yang datang untuk menikmati suasana maupun berwisata.

Dengan pasokan air yang tetap terjaga, para petani berharap Waduk Siman terus dikelola dengan baik agar mampu menopang produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan sistem irigasi, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kepung dan sekitarnya.


Jurnalis: Roni Ardiansyah

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *