Pemadaman Listrik Bergilir Berdampak pada Omzet Pedagang UMKM

Tandaglobal.news | KEDIRI – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Dusun Karangdinoyo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, berdampak langsung terhadap aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pelaku usaha yang mengandalkan peralatan berbasis listrik dalam menjalankan usahanya.

Salah satu pelaku UMKM di Dusun Karangdinoyo, Vega, mengaku mengalami kendala saat listrik padam karena sebagian besar peralatan yang digunakan untuk berjualan membutuhkan pasokan listrik. Kondisi tersebut membuat proses produksi dan pelayanan kepada pelanggan menjadi terhambat.

Saat ditemui pada senin (22/6/2026), Vega menjelaskan bahwa alat-alat seperti blender untuk membuat minuman, mesin cup sealer, freezer untuk menyimpan bahan baku dan es batu, serta berbagai peralatan pendukung lainnya tidak dapat digunakan secara optimal ketika listrik padam. Akibatnya, kegiatan usaha terpaksa berhenti sementara hingga aliran listrik kembali normal.

“Kalau listrik padam, kami tidak bisa menggunakan blender maupun cup sealer. Selain itu, freezer juga tidak berfungsi sehingga persediaan es dan bahan baku yang harus tetap dingin menjadi terganggu. Otomatis pelayanan ke pelanggan juga terganggu dan penjualan ikut menurun,” ujar Vega.

Ia menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi pada jam-jam ramai berjualan memberikan dampak yang lebih besar. Selain kehilangan potensi pendapatan, pedagang juga berisiko kehilangan pelanggan yang memilih mencari tempat lain yang tetap dapat melayani kebutuhan mereka.

Para pelaku UMKM berharap jadwal pemadaman dapat diinformasikan lebih awal sehingga mereka memiliki waktu untuk melakukan persiapan. Informasi yang jelas dinilai penting agar pedagang dapat mengatur stok bahan baku, jam operasional, maupun alternatif sumber daya listrik yang memungkinkan digunakan saat terjadi pemadaman.

Pemadaman listrik tidak hanya memengaruhi proses produksi, tetapi juga berdampak pada efisiensi usaha. Beberapa produk yang membutuhkan proses pengolahan menggunakan alat listrik menjadi tidak dapat diproduksi sesuai target. Selain itu, bahan baku yang disimpan di dalam freezer berisiko mengalami penurunan kualitas apabila pemadaman berlangsung dalam waktu lama, sehingga dapat menambah kerugian bagi pedagang.

Baca Juga  Harga Sapi Kurban Naik, Minat Pembeli Tetap Tinggi

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting bagi perkembangan UMKM, terutama usaha kuliner dan minuman yang saat ini banyak memanfaatkan teknologi dan peralatan listrik untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Jurnalis : Roni Ardiansyah

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *