
Tandaglobalnews GORONTALO (21 Juni), Ketua DPW Partai NasDem Gorontalo Rachmat Gobel menghadirkan pendekatan baru dalam penataan Kantor DPW Partai NasDem Gorontalo. Kantor tersebut tidak semata-mata digunakan sebagai pusat aktivitas politik, tetapi juga difungsikan sebagai ruang publik yang terbuka bagi masyarakat.
Beragam karya seni, patung, serta ornamen bertema ditempatkan di lingkungan kantor guna menciptakan suasana yang lebih terbuka dan ramah. Penataan tersebut dilakukan untuk menghilangkan kesan eksklusif yang selama ini sering melekat pada kantor partai politik.
Gobel mengatakan konsep tersebut sengaja diterapkan agar masyarakat merasa lebih dekat dengan partai dan tidak memandang politik sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari.
“Saya bikin itu bukan sebagai kantor politik. Masyarakat supaya mau datang, terbuka buat siapa saja. Jadi tidak ada gap antara politik, karena kita bekerja untuk masyarakat dan melayani masyarakat,” kata Gobel di Gorontalo, Sabtu (20/6).
Selain menjadi tempat interaksi warga, area kantor juga dirancang agar menarik bagi anak-anak maupun keluarga. Kehadiran berbagai instalasi visual dan karya seni diharapkan mampu merangsang imajinasi sekaligus memberikan nilai edukatif bagi para pengunjung.
Menurut Gobel, politik memiliki keterkaitan dengan seni dan kreativitas. Oleh sebab itu, sejumlah simbol dan karya seni sengaja ditempatkan di kawasan kantor sebagai upaya menciptakan ruang yang inspiratif bagi masyarakat.
Sekretaris DPW Partai NasDem Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menjelaskan bahwa gedung tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat bekerja, tetapi juga dirancang untuk menghadirkan inspirasi melalui berbagai pesan filosofis yang tertuang di dalamnya.
“Gedung ini dibangun tidak hanya sebatas untuk tempat kerja tapi bagaimana gedung ini dibangun bisa memiliki inspirasi. Oleh karena itu, hampir semua ruangan yang ada di gedung NasDem Tower di Gorontalo itu ada pesan-pesan filosofis,” ucapnya.
Melalui konsep yang berbeda tersebut, Kantor Partai NasDem Gorontalo diharapkan dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berinteraksi, menyampaikan aspirasi, serta mengenal dunia politik dalam suasana yang lebih akrab dan nyaman.