
Tandaglobalnews KEDIRI – Sejumlah komunitas di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, berkolaborasi menggelar acara bertajuk kebudayaan dan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram sekaligus memperingati milad sejumlah komunitas lokal.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut diinisiasi oleh Gusdurian Pare, Majelis Syafa’atul Qulub, Anam-Anam, dan Sastra Pare. Selain menjadi ajang refleksi spiritual, acara ini juga dirancang sebagai ruang pertemuan lintas komunitas yang menggabungkan unsur seni, budaya, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua Pelaksana kegiatan, Lukman, menjelaskan bahwa acara tersebut digelar untuk memperingati beberapa momentum sekaligus, mulai dari milad majelis, ulang tahun Sastra Pare, hingga menyambut datangnya bulan Muharram.
“Kita menggelar acara ini dalam rangka banyak hal, mulai dari milad majelis, ulang tahunnya Sastra Pare, menyambut bulan Muharram, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan yang dimeriahkan penampilan Tahtim Gambus, forum musisi dan pecinta musik gambus dari berbagai wilayah di Kediri Raya.
Hari kedua diisi dengan kegiatan santunan sosial bersama komunitas Gusdurian. Pada malam harinya, pengunjung disuguhkan pentas seni yang menampilkan berbagai pertunjukan dari Sastra Pare, mulai tari, teater, hingga ekspresi seni budaya lainnya.
Sementara pada hari ketiga, panitia menggelar Festival Al-Banjari yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Festival tersebut menjadi wadah bagi para pecinta seni hadrah dan selawat untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Rangkaian acara ditutup pada hari keempat dengan doa bersama lintas agama. Konsep ini sengaja dihadirkan sebagai ruang kebersamaan dan toleransi antarumat beragama dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Selain kegiatan seni dan religi, panitia juga menyediakan puluhan stan bazar UMKM yang mulai beroperasi setiap sore hari. Kehadiran bazar tersebut diharapkan mampu membantu pelaku usaha kecil mempromosikan produk sekaligus meningkatkan pendapatan selama acara berlangsung.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, panitia berharap masyarakat tidak hanya memperoleh hiburan dan penguatan nilai spiritual, tetapi juga merasakan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas masyarakat di lokasi acara.
Jurnalis : Eka Putri