KEDIRI, TandaGlobalNews – Berkomunikasi dengan pasien dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung menjadi pengalaman yang berbeda bagi siswa keperawatan dibandingkan belajar di ruang kelas. Pengalaman itu dirasakan Haidar Sayyidina Mulia (17), siswa SMK Bhakti Mulia Pare, saat terlibat dalam kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis di Pasar Pamenang, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (29/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Haidar bersama rekan-rekannya terlibat langsung dalam pelayanan kepada pedagang pasar. Mereka membantu pelaksanaan kegiatan yang menyediakan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat bagi masyarakat.
Bagi Haidar, kegiatan di lapangan memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang selama ini diperoleh melalui pembelajaran di sekolah. Ia menilai pengalaman bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses belajarnya sebagai calon tenaga kesehatan.
“Kalau bagi siswa, ini bisa menjadikan pengalaman baru, menambah ilmu, dan bisa langsung praktik. Bukan teori saja,” jelasnya.
Meski demikian, terjun langsung ke tengah masyarakat bukan tanpa tantangan. Haidar mengakui kemampuan berkomunikasi dengan pasien masih perlu terus dilatih. Selain cara menyampaikan informasi, keterampilan melakukan tindakan dalam pelayanan kesehatan juga membutuhkan pengalaman dan pembiasaan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi kesempatan untuk mengenali kekurangan sekaligus meningkatkan kemampuan sebelum nantinya menghadapi lingkungan kerja yang sesungguhnya.
“Biasanya kita masih kesulitan dalam komunikasi. Itu juga masih belajar, kemudian tindakan-tindakannya juga masih belajar,” ungkapnya.
Haidar mengatakan, keterlibatannya bersama rekan-rekan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan di Pasar Pamenang merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti pelayanan langsung di lapangan melalui kegiatan tersebut.
Sebelum melayani warga, para siswa telah mempersiapkan kebutuhan kegiatan sejak pukul 08.00 WIB. Mereka kemudian berbagi tugas, mulai dari membantu bagian pendaftaran hingga mendukung proses pemeriksaan kesehatan. Pembagian peran itu dilakukan agar pelayanan berjalan tertib.
Ia menambahkan, sejauh pelaksanaan kegiatan, tidak ada kendala berarti yang dihadapi tim. Persiapan sebelumnya membantu para siswa memahami tugas masing-masing sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Kegiatan tersebut menargetkan 50 penerima layanan. Pedagang pasar menjadi sasaran karena aktivitas mereka sehari-hari cukup padat dan pasar merupakan tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan.
Di sela kegiatan, Haidar juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan meskipun memiliki kesibukan bekerja. Menurutnya, menjaga pola makan, berolahraga, serta memperhatikan aktivitas sehari-hari merupakan kebiasaan penting untuk mendukung kondisi tubuh tetap sehat.
“Pesan saya, perbaiki pola makan, makan yang teratur, olahraga, aktivitas setiap hari juga dijaga, terus menjaga makanan,” tuturnya.
Ia berharap kesempatan praktik di luar sekolah dapat terus diberikan agar siswa keperawatan memiliki pengalaman lebih luas. Dengan terlibat langsung dalam pelayanan, siswa dapat belajar menghadapi situasi nyata sekaligus memperbaiki kemampuan komunikasi dan keterampilan mereka.
“Harapan saya bisa menambah ilmu, menambah pengalaman, dan bisa lebih belajar lagi untuk ke depannya,” pungkas Haidar.
Reporter: Maulana Rahmadha
Editor: Rizky Rusdiyanto


















Tinggalkan Balasan