Kediri, TandaGlobalNews – Upaya mendorong modernisasi sektor pertanian tebu terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi mekanisasi. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Demo dan Gathering Petani Tebu Jawa Timur yang digelar di Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan Mekanisasi Tebu Menuju Indonesia Swasembada Gula” tersebut diikuti para petani tebu Jawa Timur.
Dalam kegiatan itu, peserta diperkenalkan secara langsung dengan berbagai teknologi mekanisasi yang dapat digunakan untuk mendukung budidaya hingga proses panen tebu.
Demo mekanisasi tersebut melibatkan BCTech bersama CV Argo Jaya.
Sejumlah teknologi pertanian diperagakan, mulai dari lini traktor Kubota hingga Drone DJI Agras T55 yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian.
Direktur CV Argo Jaya Harjolukito Anwar mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran kepada petani mengenai pemanfaatan teknologi untuk mengatasi berbagai persoalan dalam budidaya tebu.
“Hari ini kita mendemokan pertanian tebu dan display unit lini traktor Kubota. Untuk demonya drone T55 Agras,” katanya.
Anwar mengungkapkan, teknologi mekanisasi dapat membantu petani dalam berbagai tahapan pekerjaan, seperti pengolahan tanah, penyemprotan, pemanenan hingga pengangkutan hasil panen.
“Tujuannya supaya pertanian tebu khususnya di lahan tebu dapat mengatasi segala permasalahan, misalnya pemanenan, olah tanah, penyemprotan, atau pengangkutan hasil panen. Tentunya untuk memberikan kemudahan petani,” ucapnya.
Dia juga menilai perkembangan teknologi menjadi peluang bagi sektor pertanian tebu untuk semakin maju. Terlebih, petani saat ini menghadapi tantangan dalam memperoleh tenaga kerja manual untuk mengerjakan berbagai tahapan pertanian.
“Kalau dulu petani tebu mengandalkan tenaga manual, kadang susah dicari dan tidak ter-cover tenaga manual. Dengan adanya perkembangan teknologi ini harapannya tambah maju,” tambahnya.
Ia berharap semakin banyak teknologi yang dapat diserap oleh sektor pertanian tebu. Menurutnya, penerapan mekanisasi secara tepat dapat meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas hasil pertanian. Apalagi, teknologi yang diserap pertanian tebu otomatis kualitas dan kuantitas lebih bagus.
Menurutnya, CV. Argo Jaya sendiri disebut telah melakukan kegiatan demonstrasi mekanisasi di sektor pertebuan sejak 2017. Pendekatan kepada petani dilakukan melalui kegiatan gathering dan demonstrasi langsung agar petani dapat melihat manfaat teknologi sebelum menerapkannya di lahan.
“Terus terang Argo Jaya melakukan mulai tahun 2017 untuk demo di pertebuan dengan harapan petani pertebuan menyerap modernisasi pertanian. Kita lakukan sama saja pendekatan petani, gathering, hingga demo,” pungkas Direktur Argo Joyo.
Dengan adanya kegiatan tersebut, mekanisasi diharapkan semakin dikenal dan diterapkan oleh petani tebu Jawa Timur. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya dan produktivitas tebu sebagai bagian dari upaya mendukung target swasembada gula nasional.
Editor: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan