
KEDIRI, Tandaglobal.news — Upaya menjaga ketahanan pangan terus dilakukan hingga tingkat desa. Salah satunya melalui pendampingan petani dalam merawat tanaman cabai di Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.
Bhabinkamtibmas Desa Brumbung, Polsek Kepung, Polres Kediri, Aiptu Eka P. Hermawan turun langsung ke lahan pertanian bersama kelompok tani pada Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ia ikut memantau sekaligus membantu proses perawatan tanaman cabai yang tengah dibudidayakan petani.
Pendampingan tersebut tidak sekadar melihat perkembangan tanaman.
Petani bersama Bhabinkamtibmas juga membahas berbagai kendala yang berpotensi menghambat pertumbuhan cabai, terutama gangguan hama dan gulma.
Melalui komunikasi langsung di lahan, kondisi tanaman dapat diketahui sekaligus menjadi bahan untuk mencari langkah perawatan yang sesuai.
Kehadiran petugas kepolisian di tengah aktivitas pertanian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan yang dikembangkan di tingkat desa.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan, S.H., M.H. mengatakan, pendampingan dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap aktivitas pertanian masyarakat.
“Pendampingan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan tanaman sekaligus membantu petani mencari solusi ketika menemukan kendala di lapangan,” kata AKP Rudi.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh hasil panen.
Proses budidaya sejak tahap awal juga menjadi faktor penting yang perlu mendapat perhatian.
Karena itu, komunikasi antara petugas dengan kelompok tani perlu terus dibangun.
Dengan komunikasi tersebut, berbagai persoalan yang muncul dalam proses pertanian diharapkan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Pendampingan di Desa Brumbung menjadi salah satu bentuk dukungan Polsek Kepung terhadap program ketahanan pangan, dengan menempatkan petani dan aktivitas pertanian sebagai bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan dari tingkat desa,” pungkasnya.




















Tinggalkan Balasan