Kediri, TandaGlobalNews–Pertemuan antara pedagang Pasar Bandar dengan Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Rabu (2/9/2026), belum menghasilkan titik temu. Pertemuan yang digelar di Lantai 2 Pasar Bandar itu rencananya menghadirkan empat pilar yakni Pedagang Pasar Bandar, Perumda Pasar Joyoboyo, Pemkot Kediri, dan DPRD Kota Kediri. Namun, pihak DPRD maupun Pemkot Kediri batal hadir.

Salah satu Pedagang Pasar Bandar, Yunus mengaku, sudah melakukan koordinasi terkait pertemuan tersebut dengan pihak Perumda Pasar Joyoboyo pada Selasa (1/9/2026). Sesuai informasi, PD Pasar Joyoboyo, pemkot, dan dprd dijadwalkan hadir untuk menemui pedagang yang dijadwalkan pukul 08.00 WIB.

“Pejabat (Pemkot) terkait tentang pasar berencana ikut kegiatan ini. Kebetulan pagi tadi ternyata pejabat yang dimaksud ikut gerbong mutasi jadi beliau belum bisa hadir dan kami menghormatinya. Jadi belum ada kepastian hari ini,” katanya.

Dalam pertemuan dengan PD Pasar Joyoboyo, pedagang menyampaikan sejumlah tuntutan mulai dari penutupan akses jalan di dalam pasar yang dinilai berdampak terhadap berkurangnya pengunjung, rencana pemasangan portal digital, retribusi harian, hingga persoalan tagihan periode Januari hingga Agustus yang disebut muncul tanpa sosialisasi sebelumnya.

Pedagang menilai berbagai kebijakan tersebut semakin memberatkan kondisi mereka yang saat ini mengalami penurunan aktivitas dan jumlah pembeli di pasar.

“Hari ini tidak ada hasil apapun dan tidak membuat kesepakatan apapun serta tidak membahas pokok poin keluhan, jadi menunda,” ucap Yunus.

Mereka yang hadir dalam pertemuan itu berharap bisa menyampaikan keluh kesahnya kepada pejabat terkait. Namun, ternyata mereka batal hadir.
Walau demikian, Yunus mengaku, pedagang pasar hari ini sepakat tidak membayar retribusi.

“Tapi saya pantau ada pedagang masih ditarik petugas pasar. Kami sosialisasi kurang merata bukannya kami tidak membayar saja tapi menunda saja kalau ada kesepakatan dan kepastian kita dengan ikhlas siap membayar,” ungkapnya.

Hingga saat ini, pedagang masih menunggu kepastian jadwal pertemuan susulan. Mereka berharap Pemkot Kediri, DPRD, dan Perumda Pasar Joyoboyo dapat segera duduk bersama para pedagang agar untuk mencari solusi.

Editor: Rizky Rusdiyanto