KEDIRI, Tandaglobal.news — Khutbah Salat Jumat di Masjid Agung Kota Kediri, Jumat (7/8/2026), mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Takwa menjadi bekal utama bagi setiap muslim dalam menghadapi berbagai persoalan dan ujian kehidupan.

Masjid Agung Kota Kediri menjadi lokasi penyampaian khutbah yang menegaskan bahwa orang yang bertakwa akan memperoleh jalan keluar dari setiap kesulitan serta rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Pesan tersebut merujuk pada kandungan QS. At-Thalaq ayat 2-3.

Takwa juga dijelaskan sebagai ukuran kemuliaan manusia di hadapan Allah SWT.

Kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh harta, jabatan, maupun pengaruh, melainkan oleh tingkat ketakwaannya.

Khutbah turut mengingatkan bahwa keberagaman manusia merupakan bagian dari kehendak Allah SWT.

Manusia diciptakan dalam berbagai bangsa dan suku agar saling mengenal serta menjalin hubungan yang baik.

Perbedaan tersebut bukan menjadi ukuran tinggi rendahnya derajat seseorang.

Jamaah juga diajak memahami bahwa setiap kondisi kehidupan merupakan bentuk ujian.

Baik ketika berada dalam keadaan lapang maupun sempit, kaya maupun berkekurangan, semuanya menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Dalam khutbah tersebut disampaikan tiga pesan penting sebagai pedoman menjalani kehidupan.

Pertama, senantiasa bertakwa kepada Allah SWT di mana pun dan kapan pun berada.

Kedua, apabila melakukan kesalahan, umat Islam dianjurkan segera mengiringinya dengan perbuatan baik.

Amal kebaikan diharapkan dapat menghapus keburukan yang telah dilakukan sekaligus menjadi jalan memperbaiki diri.

Ketiga, umat Islam diminta selalu menjaga akhlak dalam berhubungan dengan sesama.

Sikap saling menghormati, berbuat baik, serta menjaga tutur kata menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Khutbah ditutup dengan pengingat bahwa keberlangsungan dan kemuliaan suatu umat sangat bergantung pada kemampuan masyarakat menjaga akhlak mulia.

Karena itu, ketakwaan kepada Allah SWT diharapkan tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari terhadap sesama.