


Kediri, Tandaglobal.news — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri menggelar Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya di Lapangan Desa Tulungrejo, kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Selasa (28/07/2026). Kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali tersebut menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus meningkatkan keterampilan kepalangmerahan bagi pelajar tingkat SMP dan MTs.
PMI Kabupaten Kediri mencatat sebanyak 57 kontingen PMR Madya dari berbagai sekolah di Kabupaten Kediri mengikuti Jumbara tahun ini.
Setiap kontingen terdiri atas 22 peserta putra dan putri yang didampingi dua orang pembina.
Pelaksanaan kegiatan juga didukung sekitar 150 panitia untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar.
Ketua PMI Kabupaten Kediri, Triatmono Wahyoe Supriadi, mengatakan Jumbara bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki jiwa kemanusiaan, kepedulian sosial, rasa hormat, dan kedisiplinan sejak usia sekolah.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini agar anak-anak tidak tumbuh menjadi pribadi yang individualistis.”
“Melalui PMR, mereka dibiasakan peduli terhadap sesama, disiplin, dan siap membantu ketika dibutuhkan,” ujar Triatmono.
Sebanyak 12 cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut.
Selain materi teknis kepalangmerahan seperti Pertolongan Pertama (PP), Dapur Umum, Traveling, dan Kesehatan Remaja, PMI juga menghadirkan lomba Stand-up Comedy sebagai inovasi baru yang menggantikan drama kepalangmerahan.
Perubahan tersebut dilakukan karena drama dinilai membutuhkan biaya, properti, serta waktu latihan yang lebih besar.
Menurut Triatmono, pembinaan melalui PMR diharapkan menjadi bekal bagi para peserta ketika memasuki usia dewasa.
Setelah berusia minimal 17 tahun, anggota PMR diharapkan dapat bergabung menjadi pendonor darah sukarela maupun relawan PMI yang siap diterjunkan saat terjadi bencana.




















Tinggalkan Balasan