Pria Berpura-pura Jadi Pembeli Gasak Emas Batangan Rp160 Juta di Pasar Horas Pematangsiantar

Tandaglobalnews PEMATANGSIANTAR – Aksi perampokan nekat terjadi di salah satu toko emas yang berada di lantai dua Gedung II Pasar Horas, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Rabu (3/6/2026) siang. Seorang pria yang berpura-pura menjadi pembeli berhasil membawa kabur emas batangan senilai sekitar Rp160 juta.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku datang seorang diri dengan mengenakan jaket berwarna hitam. Saat berada di dalam toko, pria tersebut berpura-pura menjadi calon pembeli dan menanyakan sejumlah perhiasan emas yang dijual.

Pelaku kemudian meminta kepada penjaga toko untuk melihat emas batangan yang dipajang di etalase toko milik MA Siregar. Setelah berhasil mendapatkan kesempatan memegang barang berharga tersebut, pelaku diduga memanfaatkan kelengahan penjaga toko untuk melancarkan aksinya.

Istri pemilik toko emas, Khairani Sianturi, mengatakan pelaku sempat melihat-lihat beberapa jenis emas sebelum akhirnya meminta ditunjukkan emas batangan. Menurutnya, pelaku juga sempat membuka masker saat berada di dalam toko sehingga wajahnya terekam dengan jelas oleh kamera pengawas.

“Pelaku sempat melihat-lihat perhiasan dan meminta melihat emas batangan. Saat itu dia juga membuka maskernya sehingga wajahnya terlihat jelas di rekaman CCTV,” ujar Khairani saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Rabu sore.

Aksi pelaku baru disadari setelah emas batangan tersebut berhasil dibawa kabur. Kejadian itu sontak membuat pemilik toko dan para pedagang di sekitar lokasi terkejut.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai bahan penyelidikan. Aparat juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta menelusuri jejak pelaku untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp160 juta. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya telah terekam kamera pengawas.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengenali ciri-ciri pelaku atau mengetahui keberadaannya agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *