
Tandaglobalnews | Jakarta – Kementerian Agama akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026. Perhelatan nasional yang memasuki penyelenggaraan ke-14 ini mengusung semangat persaudaraan umat dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi ajang seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan harmoni di tengah keberagaman bangsa.
Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Kick Off Pesparawi Nasional XIV yang berlangsung secara hybrid di kantor layanan Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Pesparawi tingkat nasional.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), Jeane Marie Tulung, mengatakan bahwa seluruh tahapan persiapan dan pengorganisasian Pesparawi Nasional XIV telah dimulai.
“Kami berharap dukungan dan kolaborasi semua pihak agar penyelenggaraan Pesparawi dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi umat, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” ujar Jeane Marie Tulung.
Pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV didasarkan pada Peraturan Menteri Agama Nomor 19 tentang Pembentukan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) serta Keputusan Menteri Agama Nomor 285 Tahun 2025 yang menetapkan Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.
Kementerian Agama berharap Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 tidak hanya sukses sebagai perhelatan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat moderasi beragama, memperkokoh persatuan bangsa, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta menghadirkan wajah Indonesia yang damai, harmonis, dan penuh kasih di tengah keberagaman.