Gerakan Pangan Murah di Aceh Besar Jaga Daya Beli Warga

Warga membeli bahan pangan bersubsidi dalam Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Kecamatan Leupung sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. (dok. acehbesarkab.go.id)

Tandaglobalnews ACEH BESAR – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Camat Leupung, Kamis (2/7), dan disambut antusias warga.

Program ini merupakan kolaborasi Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar bersama Perum Bulog Kanwil Aceh, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, mengatakan Gerakan Pangan Murah menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pangan.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.

Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar, Mukhlis, menjelaskan kegiatan itu bertujuan menjaga keterjangkauan harga serta menjamin ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat membeli paket bahan pangan bersubsidi senilai Rp222.000 yang terdiri dari beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, telur ayam satu papan, bawang merah 500 gram, dan cabai merah 500 gram. Seluruh komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar karena mendapat subsidi dari pemerintah.

Pemerintah juga memastikan ketersediaan stok mencukupi sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih murah.

Untuk mengikuti program ini, warga diwajibkan membawa fotokopi KTP sesuai domisili kecamatan sebagai syarat pembelian.

Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Leupung menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan di 10 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar sepanjang Juli 2026. Pemerintah berharap program tersebut mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat.

Baca Juga  Bupati Kediri Salurkan 200 Ton Benih Jagung untuk 683 Poktan, Petani Harap Produktivitas Meningkat

Jurnalis : Stefani Eka Saputri

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *