
Tandaglobal.news | Kediri — Memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau untuk lebih menjaga kesehatan karena perubahan cuaca berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan. Meski demikian, kondisi di wilayah kerja Puskesmas Puncu hingga saat ini masih tergolong aman dan belum terjadi lonjakan kasus yang signifikan.
Hal tersebut disampaikan Aning, petugas Puskesmas Puncu, saat ditemui pada Rabu (1/7/2026).
Menurut Aning, jumlah kunjungan pasien selama awal musim kemarau masih berada dalam batas normal. Namun, penyakit yang paling banyak ditemukan di fasilitas kesehatan saat ini adalah batuk, pilek, dan demam.
“Kalau dari jumlah kunjungan pasien, sampai saat ini belum ada kenaikan yang signifikan, masih tergolong aman. Kasus yang paling banyak kami temui adalah batuk, pilek, dan demam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, munculnya penyakit tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh cuaca yang lebih panas dan kering, tetapi juga oleh beberapa faktor lain, seperti infeksi virus, kondisi daya tahan tubuh, usia, hingga pola hidup dan perilaku masyarakat.
Saat musim kemarau, lanjutnya, udara cenderung lebih kering dan berdebu sehingga dapat memicu gangguan saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan daya tahan tubuh yang rendah.
Aning mengimbau masyarakat agar tidak menganggap remeh gejala ringan seperti batuk, pilek, atau demam yang berlangsung cukup lama. Apabila keluhan tidak kunjung membaik, warga disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan sejak dini.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama musim kemarau, seperti mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, beristirahat yang cukup, serta menggunakan masker saat beraktivitas di lingkungan yang berdebu.
“Yang paling penting adalah menjaga daya tahan tubuh. Dengan pola hidup sehat dan kebersihan yang baik, risiko terkena penyakit saat musim kemarau bisa diminimalkan,” kata Aning.
Puskesmas Puncu juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus penyakit musiman serta mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami keluhan, sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah sedini mungkin.
Jurnalis: Maulana Rahmadha