
Tandaglobalnews Kediri – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Purwoasri-Kertosono, tepatnya di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 13.20 WIB. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan tersebut mengakibatkan seorang sopir truk meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Korban meninggal diketahui bernama Iswahyudi (56), warga Desa Wonotengah, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Saat kejadian, ia mengemudikan truk Mitsubishi Ragasa bernomor polisi AG 8392 VC.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika mobil Honda Freed bernomor polisi S 1455 MR yang dikemudikan Sutrisno (62), warga Kabupaten Lamongan, melaju dari arah selatan menuju utara.
Sesampainya di lokasi kejadian, mobil diduga bergerak terlalu ke kanan hingga menyenggol roda belakang kanan truk Mitsubishi Ragasa yang melaju dari arah berlawanan.
Akibat benturan tersebut, truk kehilangan kendali dan oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju sebuah tronton tangki LPG bernomor polisi AG 8032 YQ yang dikemudikan Rosa Nurcahya (43), warga Kabupaten Trenggalek. Truk Mitsubishi kemudian menghantam bagian depan tronton hingga terjadi benturan keras.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Ipda Suhendra, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga dipicu kendaraan Honda Freed yang mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga terjadi kontak dengan truk yang melaju dari arah berlawanan.
“Setelah terjadi gesekan dengan roda belakang truk, kendaraan truk kehilangan keseimbangan dan oleng ke kanan hingga bertabrakan dengan tronton tangki LPG yang datang dari arah berlawanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk Mitsubishi meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Ipda Suhendra.
Sementara itu, pengemudi tronton tangki LPG mengalami luka robek pada telapak tangan kanan dan telah mendapatkan perawatan medis. Sedangkan pengemudi Honda Freed dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Ipda Suhendra mengimbau para pengendara agar selalu menjaga posisi kendaraan tetap berada di lajurnya masing-masing, terutama saat melintas di jalan raya dengan arus lalu lintas yang padat.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta tidak mengambil jalur lawan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Honda Freed mengalami kerusakan pada bagian ban depan kanan dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp5 juta. Truk Mitsubishi Ragasa mengalami kerusakan berat pada bagian depan dengan taksiran kerugian sekitar Rp20 juta, sedangkan tronton tangki LPG mengalami kerusakan pada kabin depan kanan dengan kerugian sekitar Rp25 juta.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Jurnalis : Wildan Wahid Hasyim