Musholla Nurul Huda Dibangun di Purworejo, Wakaf Tanah Wakaf dari Ketua RT untuk Kemaslahatan Umat

Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Musholla Nurul Huda di Dusun Purworejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Sabtu (13/6/2026). Musholla yang dibangun di atas tanah wakaf tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Foto: Roni Ardiansyah/TandaGlobalNews

Tandaglobalnews | KEDIRI – Pembangunan Musholla Nurul Huda akan dilaksanakan di wilayah Purworejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Pendirian tempat ibadah ini bermula dari kebutuhan masyarakat, mengingat kawasan tersebut letaknya cukup jauh dari musholla lain yang sudah ada. Bangunan ini kelak berstatus sebagai tanah wakaf agar dapat dimanfaatkan secara terus-menerus untuk kepentingan umum.

Pengerjaan persiapan fisik bangunan sudah dimulai sejak tanggal 11 Juni 2026. Sebelum tahap pembangunan utama dimulai, terlebih dahulu dilakukan pembongkaran sebagian bangunan lama, seperti bagian teras, untuk mempersiapkan lahan pembangunan. Selanjutnya, proses peletakan batu pertama secara resmi dilaksanakan hari ini, tanggal 13 Juni 2026, sebagai tanda dimulainya pembangunan utama.

Seluruh biaya pembangunan musholla bersumber dari sumbangan sukarela atau jariah yang dikumpulkan dari masyarakat sekitar. Mengingat asal dana tersebut, pengelolaan dan perawatan musholla wakaf ini di masa mendatang diserahkan sepenuhnya kepada tanggung jawab warga lingkungan agar dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama.

Tanah yang digunakan untuk pendirian musholla sebelumnya merupakan milik pribadi Dodik Susanto selaku Ketua RT setempat. Tanah tersebut kemudian diwakafkan secara ikhlas dengan maksud utama sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan keagamaan bagi warga sekitar. Selain itu, pemberian wakaf ini juga dimaksudkan sebagai amal jariah untuk dirinya sendiri serta mengenang jasa almarhum kedua orang tuanya.

Dodik Susanto selaku pemilik tanah yang mewakafkan lahan tersebut menyampaikan harapan besar atas berdirinya tempat ibadah ini. “Saya mewakafkan tanah ini semoga menjadi amal yang terus mengalir pahalanya, baik untuk saya sendiri maupun almarhum ibu dan bapak saya. Tujuan utamanya jelas agar tempat ini benar-benar bermanfaat bagi seluruh warga di sekitar sini,” ungkapnya.

Baca Juga  Beasiswa Prestasi dan Berdaya Kembali Dibuka di Kediri

Ke depannya, diharapkan setelah pembangunan selesai, Musholla Nurul Huda dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang aktif. Dodik menambahkan, “Harapan saya, nanti setelah selesai dibangun, masyarakat sekitar semakin antusias untuk datang dan melaksanakan sholat berjamaah bersama, sehingga lingkungan menjadi semakin religius dan harmonis.”

Jurnalis : Roni Ardiansyah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *