



KEDIRI, Tandaglobal.news — Puluhan bibit pohon buah ditanam di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Hakim, Desa Ngino, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jumat (23/10/2026).
Polres Kediri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, dan elemen masyarakat menggelar kegiatan tersebut sebagai implementasi program Green Policing Commander Wish Kapolri Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pelestarian lingkungan hidup serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 WIB tersebut dihadiri oleh:
- AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. (Kapolres Kediri)
- Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H. (Wakapolres Kediri)
- Dr. H. Agus Sukisno, M.Kes. (Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri)
- H. Abdul Karim, S.Pd. (Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hakim)
- Jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri
- AKP Ardian Wahyudi, S.H. (Kapolsek Plemahan)
- Surani (Camat Plemahan)
- Kapten Darto (Danramil Plemahan)
- Sejumlah tokoh pengusaha dan kepala desa setempat.
Pada pukul 08.40 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis dan penanaman berbagai jenis bibit pohon produktif, di antaranya alpukat, mangga, matoa, jambu air, dan kelengkeng.
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif menegaskan bahwa keberhasilan penghijauan tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga pada komitmen bersama untuk merawat tanaman hingga tumbuh subur.
“Penanaman ini merupakan langkah awal. Bibit yang sudah ditanam perlu dirawat bersama agar tumbuh dengan baik dan kelak memberi manfaat bagi lingkungan,” ujar AKBP Wahyudin Latif di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, konsep Green Policing mendorong kepedulian terhadap lingkungan agar diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar imbauan.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Plemahan AKP Ardian Wahyudi, S.H. menyampaikan bahwa pelibatan lembaga pendidikan seperti pondok pesantren sangat strategis dalam membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat, khususnya para santri dan generasi muda, semakin memahami pentingnya menjaga serta melestarikan alam. Pendekatan kepedulian lingkungan ini juga sekaligus mempererat sinergi untuk menjaga Harkamtibmas yang kondusif di wilayah Plemahan,” ungkap AKP Ardian.
Melalui sinergi lintas sektoral yang melibatkan kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, kepala desa, pengusaha, hingga pimpinan pondok pesantren, gerakan penanaman pohon ini diharapkan mampu menginspirasi wilayah lain untuk konsisten merawat kelestarian alam demi kesehatan dan keberlangsungan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.



















Tinggalkan Balasan