Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polisi Bersihkan Gereja dan Pererat Toleransi Antarumat Beragama

Polsek Wates Polres Kediri menggelar bakti religi dengan membersihkan GKJW Segaran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 untuk mempererat toleransi antarumat beragama.
(Foto: Dok.TGN/Wildan Wahid Hasyim)

Tandaglobal.news | Kediri – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polsek Wates Polres Kediri menggelar kegiatan bakti religi dengan membersihkan lingkungan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Segaran, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat kerukunan antarumat beragama.

Sejak pagi, sebanyak 18 personel Polsek Wates bergotong royong membersihkan area gereja, mulai dari halaman, taman, hingga lingkungan sekitar tempat ibadah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di jajaran Polres Kediri bersama seluruh polsek sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, mengatakan dipilihnya GKJW Segaran sebagai lokasi bakti religi karena pada saat yang sama gereja tersebut menjadi tuan rumah rapat kerja seluruh pendeta dan ketua GKJW se-Jawa Timur.

“Ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kebetulan di GKJW Segaran sedang berlangsung rapat kerja para pendeta dan ketua GKJW se-Jawa Timur, sehingga kami fokus melaksanakan bakti religi di lokasi ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan bakti religi ini tidak hanya sebatas membersihkan lingkungan tempat ibadah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan dan penghargaan terhadap keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.

Melalui aksi sederhana tersebut, Polri ingin menunjukkan bahwa menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui tugas pengamanan, tetapi juga dengan hadir dan membantu masyarakat lintas agama dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, dan kondusif.

“Kami ingin menumbuhkan rasa saling menghargai dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Harapannya tercipta suasana yang aman, nyaman, damai, dan tetap terjaga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga  Kebijakan 5 Hari Sekolah Masih Dikaji, Mas Dhito: Belum Ada Keputusan Final

Kegiatan bakti religi ini mendapat sambutan positif dari pengurus gereja maupun para peserta rapat kerja yang hadir. Kehadiran anggota kepolisian yang turut membersihkan lingkungan gereja menjadi gambaran nyata bahwa semangat toleransi, kebersamaan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri tidak hanya memperkuat pelayanan dalam bidang keamanan, tetapi juga terus membangun hubungan sosial yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun kepercayaan.


Penulis: Wildan Wahid Hasyim

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *