Polisi Ungkap Modus WO Marwah Tipu Calon Pengantin, Promosi Lewat Media Sosial

ilustrasi wedding organizer atau Wo [DOK:RRI.co.id]

Tandaglobalnews JAKARTA – Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur mengungkap modus operandi yang digunakan oleh manajemen Wedding Organizer (WO) Marwah yang terbukti menipu sejumlah calon pengantin. Aksi penipuan ini dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama promosi dan penawaran jasa.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKP Bayu Kurniawan, memaparkan kronologi dan cara kerja tersangka saat memberikan keterangan pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (2/6/2026). Ia menjelaskan bahwa aksinya bermula dari iklan yang dipasang di akun Instagram. Di sana, tersangka menampilkan berbagai tawaran jasa penyelenggaraan pernikahan yang tampak menarik dan meyakinkan bagi siapa saja yang melihatnya.

“Pada awalnya, para korban mendapatkan iklan jasa pernikahan ini melalui media sosial Instagram. Ketertarikan terhadap iklan tersebut kemudian berlanjut dengan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp langsung ke adminnya,” ungkap AKP Bayu Kurniawan.

Setelah korban terhubung melalui WhatsApp, barulah tersangka mulai menjalankan strategi untuk memancing kepercayaan dan minat calon pelanggan. Melalui percakapan di pesan singkat, tersangka menawarkan beragam paket pernikahan lengkap dengan rincian layanan. Tak hanya itu, mereka juga kerap memberikan penawaran berupa diskon besar atau promo menarik lainnya agar korban segera memutuskan untuk bekerja sama dan melakukan pembayaran.

“Pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah para tersangka menawarkan promo-promo. Promo tersebut diberikan terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban,” jelasnya.

Hingga saat ini, tim penyidik masih terus mendalami kasus dan menelusuri kemungkinan adanya korban lain di luar wilayah hukum Jakarta Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui bahwa sejumlah korban juga dilaporkan berasal dari wilayah Bekasi.

Pihak kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa penyelenggara pernikahan. Masyarakat disarankan untuk memeriksa keabsahan usaha, rekam jejak pelayanan, serta kewajaran harga yang ditawarkan sebelum memutuskan bekerja sama dan melakukan transaksi pembayaran dalam jumlah besar.

administrator

    Related Articles

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *