
(Dok. Tandaglobal.news/Rita Rachmawaty)
Tandaglobal.news | CIANJUR – Resimen Mahasiswa (Menwa) DKI Jakarta menggelar kegiatan pengukuhan anggota di kawasan wisata Pantai Ciwidig, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu hingga Minggu, 6–7 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di bawah pembinaan Danramil Cidaun, Kapten Antoni, serta mendapat dukungan dari unsur TNI dan aparat kewilayahan setempat.
Pengukuhan dilaksanakan di hamparan Pantai Ciwidig yang berada di pesisir selatan Jawa Barat. Suasana pantai dengan deburan ombak yang cukup besar menjadi latar pelaksanaan prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Para peserta yang mengenakan seragam lapangan Menwa tampak mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan disiplin dan penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian pendidikan dan pembinaan yang telah dijalani para calon anggota Menwa. Sebelum mengikuti prosesi pengukuhan, peserta terlebih dahulu mendapatkan berbagai materi pembekalan yang meliputi wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, hingga penguatan mental dan karakter sebagai generasi muda yang memiliki semangat bela negara.



Dalam prosesi pengukuhan, sejumlah peserta menjalani penyematan baret ungu khas Menwa yang dilakukan langsung oleh pembina dari unsur TNI dan aparat kewilayahan. Penyematan baret tersebut menjadi simbol resmi diterimanya peserta sebagai anggota Menwa yang siap mengemban tugas dan tanggung jawab organisasi.
Selain penyematan baret, kegiatan juga diwarnai dengan prosesi penghormatan kepada bendera Merah Putih dan panji-panji Menwa yang dikibarkan di lokasi upacara. Momen tersebut menjadi simbol penguatan komitmen para anggota untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kehadiran Danramil Cidaun Kapten Antoni beserta jajaran TNI menunjukkan sinergi yang kuat dalam pembinaan generasi muda. Menurut penyelenggara, keterlibatan aparat teritorial menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anggota Menwa agar memiliki jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, loyalitas, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga mengikuti sejumlah latihan lapangan yang dirancang untuk menguji ketahanan fisik dan mental. Beberapa peserta tampak menggunakan rias wajah loreng sebagai bagian dari rangkaian pendidikan lapangan yang bertujuan menanamkan semangat juang, kekompakan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai kondisi.
Pantai Ciwidig dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki karakter lingkungan yang mampu memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta. Kondisi alam terbuka dengan medan pantai yang luas menjadi sarana efektif dalam membangun mental, keberanian, dan daya tahan peserta selama mengikuti pendidikan dasar organisasi.
Panitia kegiatan menjelaskan bahwa pengukuhan anggota Menwa bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan proses pembentukan karakter yang berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir kader-kader muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu modal penting bagi para anggota baru dalam menjalankan tugas organisasi di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Dengan berakhirnya prosesi pengukuhan, para anggota Menwa DKI Jakarta resmi menyandang tanggung jawab sebagai bagian dari organisasi yang memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Momentum pengukuhan di Pantai Ciwidig ini diharapkan menjadi awal perjalanan pengabdian mereka dalam menjaga semangat persatuan, nasionalisme, dan bela negara di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.