Jalur Alternatif Jembatan Kali Ombo Bising hingga Dini Hari, Warung Astutik Sepi Pembeli

kondisi jalur alternatif Jembatan Kali Ombo yang ramai kendaraan dan berdampak pada kenyamanan serta usahanya. (Dok. Fitri Rahayu /Tandaglobalnews )

Tandaglobalnews ​KALI OMBO — Proses renovasi Jembatan Kali Ombo yang memicu pengalihan arus lalu lintas mulai dikeluhkan oleh warga yang tinggal di sepanjang jalur alternatif. Penutupan akses utama tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga sekaligus memukul pendapatan pedagang kecil di sekitar jalan pengalihan.


​Astutik, salah seorang warga lokal yang terdampak, mengungkapkan bahwa jalur alternatif di depan rumahnya yang semula tenang kini mendadak berubah menjadi sangat padat dan bising oleh kendaraan yang melintas hingga larut malam.
​”Sangat mengganggu, Mbak. Kan dulu tenang, sekarang ramai begini sampai malam. Jam 2 malam itu masih ramai kendaraan,” keluh Astutik dalam file “buk astutik.m4a”.


​Kepadatan lalu lintas tersebut dilaporkan baru mulai mereda sekitar pukul 3 hingga 4 subuh, sebelum akhirnya kembali ramai menjelang pagi hari.
​Selain masalah kebisingan, pengalihan jalan ini juga membawa dampak buruk bagi usaha warung milik Astutik. Meskipun volume kendaraan yang lewat meningkat drastis, kondisi warungnya justru menjadi makin sepi pembeli.

Hal ini terjadi karena anak-anak warga sekitar yang biasanya ramai jajan di warungnya, kini dilarang keluar rumah oleh orang tua mereka demi keselamatan akibat rentannya risiko kecelakaan di jalur alternatif yang padat tersebut.


​Tak hanya warga lokal, para pengguna jalan yang datang dari arah luar kota pun kerap kebingungan. Astutik mengaku sering kali mendapati pengendara yang tersesat dan bertanya arah jalan menuju ke Alun-Alun akibat belum familier dengan rute pengalihan ini.


​Melalui wawancara dalam file “buk astutik.m4a” tersebut, Astutik sangat berharap agar pihak terkait bisa mempercepat pengerjaan Jembatan Kali Ombo. Proyek ini diharapkan lekas selesai agar mobilitas masyarakat kembali lancar dan ketenangan warga sekitar tidak lagi terganggu.

Baca Juga  Libur Program MBG Picu Harga Telur Anjlok, Peternak Kediri Keluhkan Kerugian

Jurnalis : Fitri Rahayu

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *