Gempa M4,9 Guncang Pulau Doi, Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi lokasi episentrum gempa bumi di perairan timur laut Pulau Doi. (AI)

TandaGlobalNews MALUKU UTARA – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Pulau Doi, Maluku Utara, pada Sabtu (13/6/2026) pukul 02.33 WIB. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 4,9 dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, sekitar 72 kilometer timur laut Pulau Doi, Maluku Utara, pada koordinat 2,92° LU dan 127,95° BT dengan kedalaman 99 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa menengah yang dipicu aktivitas subduksi dan deformasi batuan pada Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar berupa geser naik (thrust-oblique).

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di sejumlah wilayah, yakni Morotai Selatan Barat, Morotai Jaya, Pulau Morotai, serta Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG juga menyatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Selain itu, hingga pukul 02.51 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta hanya mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

Sumber: bmkg.go.id

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *