
Tandaglobalnews Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menegaskan hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tetap berjalan harmonis. Menurutnya, berbagai spekulasi mengenai memburuknya hubungan kedua tokoh tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Pernyataan itu disampaikan Andre sebagai tanggapan atas momen ketika Presiden Prabowo memberikan hormat kepada Jokowi dalam Upacara Hari Bhayangkara yang digelar di Markas Korps Brimob, Cikeas, Jawa Barat, beberapa hari lalu. Momen tersebut menjadi perhatian publik karena memperlihatkan interaksi hangat di antara keduanya.
Andre mengatakan hubungan baik tersebut tidak hanya terjalin secara pribadi antara Prabowo dan Jokowi, tetapi juga antara Partai Gerindra dengan mantan kepala negara itu. Ia menilai kedekatan tersebut telah beberapa kali terlihat dalam berbagai kesempatan.
Menurut Andre, masyarakat dapat menyaksikan secara langsung bagaimana suasana penuh keakraban antara Prabowo dan Jokowi saat menghadiri peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli lalu. Baginya, peristiwa itu menjadi bukti bahwa hubungan keduanya tetap terjaga dengan baik.
Selain mengamati interaksi dalam acara kenegaraan, Andre mengaku beberapa kali bertemu langsung dengan Jokowi dalam kesempatan yang tidak direncanakan. Salah satunya ketika menghadiri pertandingan sepak bola.
Ia menceritakan bahwa dirinya merupakan pendukung Semen Padang, sedangkan Jokowi dikenal sebagai pendukung Persis Solo. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, Andre mengaku selalu merasakan suasana yang akrab.
Andre menyebut Jokowi beberapa kali menitipkan salam kepada Presiden Prabowo maupun kepada Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikasi bahwa komunikasi dan hubungan personal di antara mereka tetap berlangsung baik.
Atas dasar pengalaman tersebut, Andre menilai tidak tepat jika muncul anggapan adanya hubungan yang renggang atau “panas dingin” antara Prabowo dan Jokowi. Ia mengajak masyarakat agar tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum tentu benar.
Menurutnya, berbagai kabar yang beredar mengenai retaknya hubungan kedua tokoh nasional tersebut hanya sebatas spekulasi yang tidak didukung fakta.
Sebelumnya, perhatian publik tertuju pada momen saat Presiden Prabowo menghadiri Upacara Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Jawa Barat. Dalam prosesi menyapa para tamu undangan, Prabowo terlebih dahulu menyalami sejumlah pejabat negara yang hadir.
Di antara para tamu tersebut tampak Ketua DPR RI Puan Maharani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Ketika tiba di hadapan Jokowi, Prabowo lebih dulu memberikan hormat sebelum berjabat tangan. Gestur tersebut kemudian dibalas Jokowi dengan memberikan hormat serupa sebelum keduanya saling bersalaman.
Momen singkat itu kemudian menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian pihak menilai gestur tersebut mencerminkan hubungan yang tetap penuh penghormatan antara Presiden Prabowo dan pendahulunya.
Pernyataan Andre Rosiade pun mempertegas pandangan bahwa hubungan keduanya tetap terjalin secara baik. Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang berkembang tanpa didukung fakta maupun pernyataan resmi dari pihak terkait.
Jurnalis : Fitri Rahayu