AI Berkembang Pesat, Prabowo Tekankan Pentingnya Riset dan Inovasi Nasional

Tandaglobal.news | JAKARTA — Penguatan riset dan inovasi dinilai menjadi langkah penting agar Indonesia tidak tertinggal dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kesiapan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat di tingkat global.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan perkembangan AI telah menjadi perhatian hampir seluruh negara karena mampu menghadirkan keunggulan di berbagai sektor. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa para pengembang teknologi tersebut juga telah menyampaikan peringatan mengenai potensi risiko yang dapat muncul apabila tidak dikelola dengan baik.

“Sekarang AI menjadi perhatian hampir semua negara. Namun, para penemunya sendiri sudah memberikan peringatan bahwa AI ini bisa menjadi tantangan bagi manusia,” ujar Prabowo.

Presiden juga menyoroti perkembangan AI agent, yakni sistem kecerdasan buatan yang mampu bekerja secara mandiri untuk individu, organisasi, perusahaan, hingga negara. Menurutnya, teknologi tersebut berkembang sangat cepat sehingga semakin sulit diprediksi maupun dikendalikan.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan AI saat ini bahkan telah melampaui manusia dalam sejumlah bidang, mulai dari permainan catur hingga menghasilkan berbagai karya berbasis teknologi. Karena itu, Prabowo mendorong para akademisi, khususnya guru besar dan profesor, untuk terus memperdalam riset mengenai AI agar Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global.

Selain membahas perkembangan AI, Presiden juga mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan kalangan akademisi selama forum berlangsung. Salah satu usulan yang akan segera ditindaklanjuti pemerintah ialah peningkatan alokasi beasiswa program doktor bagi dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta guna memperkuat kualitas pendidikan dan riset nasional.

Baca Juga  Prabowo hadiri konsolidasi program makan bergizi gratis di Sentul

Prabowo turut menyambut baik gagasan agar badan usaha milik negara (BUMN) mengalokasikan sebagian laba perusahaan untuk mendukung riset dan inovasi. Menurutnya, langkah tersebut dapat mempercepat lahirnya teknologi baru sekaligus mendorong tumbuhnya industri berbasis inovasi di dalam negeri.

Di sisi lain, Presiden mengungkapkan pemerintah tengah melakukan reformasi besar-besaran terhadap BUMN agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Ia menyebut lebih dari 200 BUMN telah ditutup dari total lebih dari seribu perusahaan negara yang sebelumnya tercatat. Proses perampingan itu akan terus dilanjutkan dalam dua tahun ke depan agar BUMN mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Prabowo juga kembali menegaskan pentingnya percepatan hilirisasi industri melalui pengolahan bahan baku menjadi produk bernilai tambah di dalam negeri. Menurutnya, strategi tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Selain itu, Presiden mendukung peningkatan kerja sama antara perguruan tinggi di Indonesia dengan berbagai institusi pendidikan dan riset di luar negeri. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat inovasi, pengembangan teknologi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah.

Menurut Prabowo, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci agar Indonesia mampu menghadapi tantangan era AI sekaligus memanfaatkan peluang yang lahir dari kemajuan teknologi.

Sumber: infopublik.id

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *