Diskominfo Kalsel dan PSSN Matangkan Kerja Sama Strategis Bidang Siber

Jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Selatan mengikuti rapat daring bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN) untuk membahas penyempurnaan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguatan keamanan siber, persandian, dan pengembangan sumber daya manusia digital. Foto: Diskominfo Kalsel.

TandaGlobalNews | BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan rencana kerja sama strategis dengan Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN). Upaya tersebut dilakukan melalui rapat daring yang membahas penyempurnaan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan kolaborasi jangka panjang di bidang keamanan siber, persandian, serta pengembangan sumber daya manusia.

Rapat yang berlangsung secara virtual itu dipimpin oleh Kepala Diskominfo Kalimantan Selatan, Muhammad Muslim, dan melibatkan jajaran PSSN serta unsur terkait dari lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya guna memastikan seluruh substansi kerja sama dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

Dalam pembahasan tersebut, kedua institusi sepakat bahwa kerja sama tidak hanya berfokus pada pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi taruna PSSN, tetapi juga akan diperluas ke berbagai program kolaboratif lainnya. Ruang lingkup yang direncanakan mencakup penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta pertukaran pengetahuan terkait persandian dan keamanan informasi.

Diskominfo Kalsel menilai kolaborasi ini dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas daerah menghadapi tantangan transformasi digital yang semakin berkembang. Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang bagi pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan untuk lebih aktif terlibat dalam pengembangan teknologi serta keamanan informasi.

Pihak PSSN menyambut positif rencana perluasan ruang lingkup kerja sama tersebut. Menurut mereka, kolaborasi harus menghasilkan program yang konkret dan berdampak langsung, baik bagi dunia pendidikan maupun pemerintah daerah. Dukungan terhadap pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber menjadi salah satu fokus utama yang akan diperkuat melalui kerja sama ini.

Sebagai bagian dari persiapan implementasi, Diskominfo Kalsel juga akan menyusun spesifikasi teknis berbagai kegiatan yang akan dijalankan. Selain itu, koordinasi dengan sejumlah instansi terkait akan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan dukungan yang dibutuhkan selama program berlangsung.

Rencana kerja sama ini telah masuk dalam usulan draft kerja sama daerah untuk periode 2027–2029. Dengan adanya PKS tersebut, pemerintah daerah berharap sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dapat menghasilkan inovasi yang mendukung penguatan sistem keamanan informasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *