
Tandaglobalbnews KEDIRI – Museum yang telah menjalani penataan ulang kini mulai membuka layanan kunjungan bagi masyarakat melalui tahap soft opening yang dimulai sejak 25 Desember. Kehadiran wajah baru museum ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih menarik bagi para pengunjung.
Saat ini, museum baru membuka satu ruang pamer utama untuk umum, yakni ruang arkeologika yang menampilkan berbagai koleksi peninggalan sejarah berbahan dasar batu. Koleksi-koleksi tersebut merupakan benda cagar budaya yang menjadi bukti perkembangan peradaban masa lalu di wilayah Kabupaten Kediri dan sekitarnya.
Ruang arkeologika tersebut menjadi titik awal alur kunjungan yang telah disesuaikan dalam konsep penataan baru museum. Pengunjung dapat melihat beragam artefak kebendaan yang ditata lebih sistematis sehingga memudahkan proses edukasi dan interpretasi sejarah.
Tidak berhenti pada ruang pertama, pihak museum saat ini juga tengah mempersiapkan ruang pamer berikutnya yang berada tepat di sebelah area arkeologika. Ruangan baru tersebut direncanakan menjadi zona khusus yang menampilkan warisan budaya takbenda Kabupaten Kediri.
Berbeda dengan ruang arkeologika yang berisi benda-benda bersejarah, ruang warisan budaya takbenda nantinya akan menghadirkan berbagai informasi mengenai kesenian tradisional, tradisi masyarakat, hingga cerita rakyat yang berkembang di Kabupaten Kediri.
Kehadiran ruang tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kekayaan budaya daerah, tidak hanya dari sisi benda peninggalan sejarah, tetapi juga nilai-nilai budaya yang masih hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Pihak museum menjelaskan bahwa penataan ulang dilakukan sebagai bentuk penyesuaian alur kunjungan agar lebih nyaman dan terarah. Selain itu, proses revitalisasi juga bertujuan untuk mengakomodasi penambahan sejumlah koleksi baru yang perlu ditampilkan kepada masyarakat.
Dengan konsep yang lebih modern dan edukatif, museum diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran sejarah dan budaya yang menarik bagi pelajar, akademisi, maupun masyarakat umum. Kehadiran ruang warisan budaya takbenda nantinya juga akan memperkaya pengalaman pengunjung dalam memahami identitas budaya Kabupaten Kediri secara lebih menyeluruh.