Sementara itu, Khorida Imroatul Hamidah mengangkat topik bernuansa kebangsaan.

Khorida menguraikan esensi Hubbul Wathan minal Iman atau cinta tanah air adalah sebagian dari iman.

Ia mengingatkan keteladanan para kiai, ulama, dan santri yang ikhlas berjuang merebut kemerdekaan tanpa pamrih jabatan.

Ia juga menyerukan generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan menjaga keragaman Pancasila.

Keberhasilan penyelenggaraan Pildacil HSN Kabupaten Kediri ini diharapkan menjadi pijakan dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlakul karimah dan berdaya saing di Kabupaten Kediri.

PC Pergunu Kabupaten Kediri berharap ajang tahunan tersebut mampu melahirkan dai-dai muda yang tidak hanya mahir menyampaikan kata-kata di podium, tetapi juga menjadi teladan nyata di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat luas.

“Harapan besar kami, dari event ini muncul bibit-bibit baru generasi masa depan yang siap melanjutkan estafet perjuangan para dai dan ulama yang hari ini telah mengabdi di tengah masyarakat,” pungkas Abdul Fakhor.