Rekonstruksi terbaru dimulai pada Juli 2024 sebagai bagian dari persiapan menuju peringatan satu abad Gontor.

Sementara itu, peresmian Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor menjadi salah satu penanda pengembangan pendidikan Gontor memasuki abad kedua. Kehadiran fasilitas tersebut memperlihatkan pengembangan lembaga pendidikan Gontor yang tidak hanya mempertahankan pendidikan pesantren, tetapi juga memperluas bidang pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat.

Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG dihadiri ribuan tamu dari berbagai kalangan. Keterangan Sekretariat Negara menyebut jumlahnya lebih dari 8.000 undangan, yang terdiri atas unsur pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, pimpinan TNI dan Polri, kepala daerah, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, pengasuh pesantren, akademisi, alumni, serta keluarga besar PMDG.

Rangkaian peringatan satu abad Gontor yang berlangsung selama 18-20 September 2026 tersebut menjadi momentum untuk menghubungkan perjalanan masa lalu dengan tantangan masa depan. Nilai keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan yang disoroti Presiden menjadi bagian dari pembicaraan mengenai pentingnya membangun manusia Indonesia yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter.

Presiden Prabowo berharap generasi muda dapat mempersiapkan diri menghadapi masa depan dan mengambil peran dalam perjalanan bangsa. Pendidikan, dalam konteks tersebut, tidak hanya menjadi sarana memperoleh ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk pribadi yang berintegritas, mandiri, berpikiran luas, dan memiliki semangat pengabdian.

Peringatan 100 tahun Gontor pun menjadi titik refleksi bagi perjalanan lembaga tersebut sekaligus awal untuk melanjutkan pengabdian pada abad berikutnya. Gontor memasuki satu abad kedua dengan membawa warisan nilai pendidikan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan pesantren dan terus dikembangkan dalam bidang pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan dunia.