Meski mengalami perubahan dan perkembangan lingkungan, masyarakat setempat tetap berupaya menjaga keberadaan bangunan tersebut.

Perawatan dilakukan secara sederhana agar struktur lama tidak terbengkalai dan tetap dapat dilihat oleh generasi berikutnya.

“Kami tetap menjaga dan merawatnya. Bangunan ini sudah menjadi bagian dari Sumber Dawung dan juga menjadi peninggalan yang ada di lingkungan sini,” lanjutnya.

Keberadaan bangunan lama tersebut berpadu dengan kondisi Sumber Dawung yang masih alami.

Air keluar langsung dari tanah dan dikenal jernih serta tidak berbau.

Di sekelilingnya terdapat pepohonan yang membuat kawasan sumber terasa sejuk.

Masyarakat hingga kini masih memanfaatkan kawasan Sumber Dawung untuk berbagai aktivitas, seperti mandi, mencuci, bermain air, berenang hingga bersantai.

Pengunjung dari luar wilayah juga sesekali datang, terutama saat liburan.

Bagi masyarakat Pranggang, keberadaan bangunan lama di Sumber Dawung bukan sekadar struktur fisik.

Bangunan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sumber mata air yang sejak dahulu memiliki peran bagi kehidupan warga dan hingga kini masih bertahan di tengah perubahan zaman.