JAKARTA, Tandaglobal.news — Jamu mulai kembali mendapat tempat di kalangan generasi muda. Minuman tradisional yang selama ini identik dengan pengobatan herbal kini dikemas lebih modern dan mulai diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Mengutip Kompas.com, salah satu upaya membawa jamu lebih dekat dengan anak muda dilakukan melalui konsep angkringan jamu. Konsep tersebut memadukan suasana santai khas angkringan dengan berbagai pilihan minuman berbahan herbal yang disajikan secara lebih menarik dan higienis.
Dalam program Gerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul yang digelar di Solo pada awal September 2026, para pelaku usaha angkringan mendapatkan pelatihan mengenai kebersihan, sanitasi peralatan, hingga penyajian jamu.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa minuman tradisional tidak harus ditinggalkan ketika tren gaya hidup masyarakat berubah. Sebaliknya, jamu dapat beradaptasi dengan selera generasi sekarang melalui kemasan, cara penyajian, hingga suasana tempat yang lebih modern.
Pengamat dari Unit Pelayanan Fungsional Pelayanan Kesehatan Tradisional RSUP Dr. Sardjito Tawangmangu, Saryanto, menyebut jamu berpotensi menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kebugaran sehari-hari. Namun, ia menekankan pentingnya higienitas serta takaran yang tepat dalam pengolahan jamu.
Tren ini juga memperlihatkan bahwa gaya hidup sehat tidak selalu harus identik dengan produk modern. Minuman tradisional seperti jamu dapat menjadi alternatif yang tetap mempertahankan unsur budaya sekaligus mengikuti perkembangan gaya hidup masyarakat.


















Tinggalkan Balasan