Menelusuri Jejak Sejarah dan Pesona Wisata Desa Keling di Kediri

Tandaglobal.news | KEDIRIDesa Keling yang berada di Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, merupakan salah satu desa yang memiliki kekayaan sejarah sekaligus potensi wisata alam yang terus berkembang. Desa ini resmi berdiri pada tahun 1927 atas prakarsa Raden Ngabei Wangsokawiro, yang hingga kini jejak sejarahnya masih menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.

Desa Keling dihuni sekitar 7.000 jiwa dengan kehidupan masyarakat yang didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan sebagai mata pencaharian utama. Aktivitas ekonomi tersebut menjadi penopang kesejahteraan warga, sementara pemerintah desa terus berupaya menjaga kondisi sosial masyarakat melalui berbagai program kemasyarakatan.

Selain dikenal sebagai desa yang memiliki nilai sejarah, Desa Keling juga berkembang sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kediri. Beragam potensi wisata yang dimiliki menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Salah satunya adalah Goa Jegles yang menjadi ikon wisata alam desa. Di kawasan sekitar desa juga terdapat area arum jeram yang diminati para pencinta olahraga air. Tak hanya itu, Desa Keling memiliki objek wisata religi berupa Masjid Ringin Agung, sebuah bangunan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus tujuan wisata religi. Keberadaan sumber mata air di kawasan Jurang Kromo turut menambah kekayaan potensi alam yang dimiliki desa.

Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus melakukan diversifikasi usaha. Salah satu program terbaru yang direalisasikan pada tahun ini adalah pengembangan budidaya ayam petelur. Program tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa pada masa mendatang.

Pemerintah Desa Keling juga berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas penunjang kawasan wisata. Saat ini pembangunan difokuskan pada pemasangan infrastruktur penerangan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter menuju area wisata. Sebelumnya, pemerintah desa telah menyelesaikan rehabilitasi gedung yang didanai melalui anggaran tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga  Bawaslu Kediri Gencarkan Pengawasan Partisipatif, Sasar Pelajar hingga Mahasiswa

Dana desa yang dikelola pemerintah setempat diprioritaskan secara proporsional untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur fisik, termasuk akses menuju kawasan wisata, pengelolaan destinasi wisata beserta sarana penunjangnya, serta kebutuhan operasional harian guna mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Meski berhasil meraih prestasi sebagai juara harapan tingkat provinsi pada kategori Desa Wisata, Mas Nawawi selaku Kasi Pemerintahan Desa Keling mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang masih dihadapi adalah keterbatasan anggaran. Menurutnya, kebutuhan biaya yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur berkelanjutan harus disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah desa dan dukungan masyarakat, Desa Keling terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar mampu berkembang menjadi desa mandiri sekaligus semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kediri.


Jurnalis: Maya Rahmawati

administrator

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *