
TandaGlobalNews | JOMBANG – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Kamis (18/6/2026) malam. Seorang pelajar berinisial GA (15) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah truk Mitsubishi bermuatan ikan di persimpangan traffic light Dusun Sidokulo.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 23.10 WIB dan melibatkan tiga remaja di bawah umur yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 5224 OBF. Selain berboncengan tiga, ketiganya juga diketahui tidak mengenakan helm keselamatan saat berkendara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, GA mengendarai sepeda motor dengan membonceng BZR (15) dan IL (14), yang sama-sama berasal dari Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Mereka melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan cukup tinggi.
Saat tiba di perempatan lampu lalu lintas Dusun Sidokulo, kendaraan yang mereka tumpangi diduga menerobos lampu merah. Pada waktu yang bersamaan, sebuah truk Mitsubishi bermuatan ikan bernomor polisi S 9157 ND yang dikemudikan Wiwid (35) melaju dari arah selatan menuju utara di jalur utama Jombang-Lamongan.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan keras tidak dapat dihindarkan. Benturan hebat terjadi tepat di tengah persimpangan dan menyebabkan ketiga remaja terpental beberapa meter dari kendaraan yang mereka tumpangi.
GA mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara itu, BZR dan IL mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke RSUD Ploso untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas Satlantas Polres Jombang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan bermula ketika tiga pelajar tersebut melintas dari arah barat menuju timur menggunakan satu sepeda motor. Mereka diketahui berkendara pada malam hari tanpa mengenakan perlengkapan keselamatan yang memadai.
Sesampainya di perempatan traffic light Dusun Sidokulo, pengendara motor diduga tidak mengindahkan lampu merah yang sedang menyala. Di saat bersamaan, truk Mitsubishi yang melaju di jalur utama datang dari arah selatan menuju utara.
Karena posisi kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan keras mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan parah dan para korban terlempar ke badan jalan.
Polisi Amankan Barang Bukti dan Lakukan Penyelidikan
Usai kejadian, petugas kepolisian mengamankan sepeda motor Honda Vario dan truk Mitsubishi sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sopir truk dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk melengkapi data serta memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan kecelakaan fatal tersebut.
Jadi Pengingat Penting bagi Orang Tua
Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras mengenai bahaya berkendara bagi anak di bawah umur. Selain belum memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup dalam berlalu lintas, pelanggaran seperti berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm, hingga menerobos lampu merah dapat meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Para orang tua diharapkan lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan penggunaan perlengkapan keselamatan merupakan langkah penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan, tanpa terkecuali.