Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lumajang, Sumbang 31,98 Persen PDRB

Bupati Lumajang, Bunda Indah, meninjau sektor pertanian sekaligus mendorong peningkatan produktivitas petani sebagai upaya memperkuat kontribusi sektor pertanian yang menjadi penyumbang terbesar PDRB Kabupaten Lumajang. ( Dok. Kominfo Lumajang )

TandaGlobalNews | LUMAJANG – Sektor pertanian masih menjadi penggerak utama roda perekonomian Kabupaten Lumajang. Berdasarkan data struktur ekonomi daerah, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi sebesar 31,98 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menjadikannya sektor terbesar dalam menopang ekonomi masyarakat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan bahwa dominasi sektor pertanian menjadi potensi besar yang harus terus diperkuat melalui peningkatan produktivitas, modernisasi, dan pengembangan nilai tambah hasil pertanian.

Menurutnya, pertanian tidak hanya berperan sebagai penyedia bahan pangan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan utama masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Lumajang.

“Pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Lumajang dan harus terus kita perkuat serta ditingkatkan nilai tambahnya,” ujar Bunda Indah dalam sejumlah kesempatan kegiatan pembangunan daerah.

Data menunjukkan struktur ekonomi Kabupaten Lumajang memang masih bercorak agraris. Namun demikian, pemerintah daerah menilai kondisi tersebut harus diiringi dengan upaya transformasi sektor pertanian agar tidak hanya bertumpu pada produksi primer semata.

Pemkab Lumajang terus mendorong berbagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas petani, di antaranya melalui penggunaan teknologi pertanian modern, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga penguatan hilirisasi produk unggulan lokal.

Langkah tersebut dilakukan agar hasil pertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, namun juga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi melalui proses pengolahan lanjutan.

Selain pertanian, sektor industri pengolahan juga mulai menunjukkan kontribusi yang cukup signifikan terhadap struktur ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 23,66 persen. Sementara sektor perdagangan besar dan eceran menyumbang 14,14 persen, disusul sektor konstruksi sebesar 7,49 persen.

Berita Terkait  Perang AS-Iran Ancam Pasokan Pupuk Dunia

Pertumbuhan ekonomi Lumajang sendiri tercatat mencapai 5,35 persen, angka yang menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih tumbuh positif. Capaian tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa fondasi ekonomi daerah terus mengalami penguatan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap peningkatan produktivitas sektor pertanian dapat terus berjalan seiring dengan penguatan sektor lain, sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Dengan dukungan teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, sektor pertanian diharapkan tidak hanya menjadi penopang ekonomi daerah saat ini, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *