KEDIRI, Tandaglobal.news — Kebakaran melanda lahan kosong dan rumpun bambu milik PT Ajinomoto di Jalan Kunjang–Badas, Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jumat (9/10/2026). Api diduga berasal dari pembakaran tumpukan sampah dan kayu kering yang kemudian membesar hingga merambat ke area sekitarnya.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan karyawan perusahaan.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 09.26 WIB.

Tim berangkat menuju lokasi pada pukul 09.29 WIB dan tiba pada pukul 09.37 WIB. Sebanyak lima personel dikerahkan dengan satu unit armada pemadam untuk mengendalikan kobaran api.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 13.00 WIB. Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), sehingga kebakaran tidak terus meluas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah dan kayu kering yang menyebabkan api merambat ke lahan kosong serta rumpun bambu.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran tumpukan sampah dan kayu kering. Api kemudian membesar dan merambat hingga menimbulkan kepanikan di kalangan karyawan perusahaan,” ujar Kaleb.

Ia menjelaskan bahwa respons cepat petugas menjadi bagian penting dalam mengendalikan kebakaran agar tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Berdasarkan pendataan sementara, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp10 juta. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan bernilai sekitar Rp30 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kaleb mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di dekat lahan kosong, tumpukan kayu kering, maupun rumpun bambu yang mudah terbakar.

“Pembakaran sampah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pastikan api tidak merambat ke material kering atau area di sekitarnya. Jangan meninggalkan api sebelum benar-benar padam karena dapat memicu kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran dan mengancam keselamatan serta aset di sekitarnya.

Kewaspadaan masyarakat dan penanganan cepat ketika muncul tanda-tanda kebakaran menjadi faktor penting untuk mencegah dampak yang lebih luas.