KEDIRI, Tandaglobal.news — Kebakaran kembali terjadi pada tumpukan sepah tebu milik Muchib di Dusun Slumbung, Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Sabtu (3/10/2026). Api kembali menyala setelah sebelumnya sempat dipadamkan. Peristiwa tersebut diketahui pemilik pada pagi hari.

Saat bangun tidur, Muchib mendapati api kembali menyala pada tumpukan sepah tebu yang sehari sebelumnya telah dipadamkan.

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Damkar Ngadiluwih sekitar pukul 07.55 WIB.

Menerima laporan, petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak pada pukul 08.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.10 WIB.

Sebanyak lima personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman menggunakan satu unit armada pemadam berkapasitas 2.500 liter.

Petugas melakukan penanganan hingga api benar-benar berhasil dipadamkan sesuai prosedur.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, munculnya kembali api diduga dipicu bara yang masih berada di bagian bawah tumpukan sepah.

“Api kembali menyala setelah sebelumnya sempat dipadamkan. Dugaan sementara, masih terdapat bara api di bagian bawah tumpukan sepah sehingga kembali memicu penyalaan,” kata Kaleb.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 13.25 WIB.

Petugas memastikan api berhasil dikendalikan dan tidak kembali menyala setelah penanganan dilakukan.

Kaleb mengingatkan agar kebakaran pada tumpukan material seperti sepah tebu tidak dianggap selesai hanya karena api terlihat sudah padam.

Bara yang tertinggal di bagian dalam tumpukan dapat kembali memicu kebakaran.

“Penanganan harus dipastikan sampai tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi menyebabkan penyalaan kembali,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp300 juta. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Damkar Kabupaten Kediri memastikan api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.