Tebing Tinggi, Tandaglobal.news — PT Batanghari Tebing Pratama merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pengolahan karet. Perusahaan ini mengolah bahan olahan karet (bokar) menjadi karet remah atau crumb rubber yang menjadi bahan baku industri ban dan berbagai produk berbahan karet lainnya.

Berdiri pada 1988

Sejarah PT Batanghari Tebing Pratama bermula pada 1988. Berdasarkan profil perusahaan yang dikutip dalam kajian akademik, pendirian perusahaan dilatarbelakangi prospek industri karet remah serta meningkatnya kebutuhan dunia terhadap bahan baku karet.

Perusahaan didirikan oleh Drs. H. Asril Sutan Amir, Ak. Pada tahap awal pengembangannya, perusahaan diarahkan untuk memanfaatkan peluang di industri pengolahan karet yang berkaitan erat dengan kebutuhan industri ban dan produk berbahan karet di pasar dunia.

Pendirian pada 1988 menempatkan perusahaan tersebut sebagai salah satu industri pengolahan karet yang berkembang di kawasan Kota Tebing Tinggi. Keberadaannya juga berkaitan dengan posisi Sumatera Utara sebagai salah satu wilayah penting dalam rantai industri karet Indonesia.

Berbasis di Kota Tebing Tinggi

Fasilitas PT Batanghari Tebing Pratama berada di Jalan Prof. HM. Yamin, SH, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Salah satu kajian mengenai perusahaan menyebutkan fasilitas tersebut berdiri di atas lahan sekitar 42.511 meter persegi dengan kapasitas produksi reguler sekitar 18.000 ton per tahun.

Lokasi tersebut menjadikan perusahaan sebagai bagian dari aktivitas industri pengolahan karet di Kota Tebing Tinggi. Dalam sejumlah dokumen pemerintah, perusahaan juga tercatat sebagai salah satu perusahaan sektor karet yang beroperasi di wilayah tersebut.

Mengolah Bokar Menjadi Crumb Rubber

Kegiatan utama PT Batanghari Tebing Pratama adalah mengolah bokar menjadi karet remah atau crumb rubber. Secara umum, bahan baku karet yang diterima harus melewati sejumlah tahapan pengolahan sebelum menjadi produk yang memenuhi spesifikasi perdagangan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Industri Samudra pada 2022 menyebut perusahaan menghasilkan crumb rubber jenis SIR 20 (Standard Indonesian Rubber). Penelitian tersebut juga mencatat kebutuhan bahan olah karet perusahaan sekitar 50 ton per hari untuk memenuhi kebutuhan produksi pada periode penelitian.

SIR 20 merupakan salah satu jenis karet alam dengan spesifikasi teknis yang diperdagangkan untuk kebutuhan industri. Sementara itu, dalam direktori GAPKINDO 2020, PT Batanghari Tebing Pratama tercatat sebagai produsen technically specified rubber (TSR) dengan produk SIR 10 dan SIR 20 serta kode pabrik SEF.

Menjadi Bagian dari Industri Karet Indonesia

Perjalanan PT Batanghari Tebing Pratama tidak dapat dipisahkan dari perkembangan industri karet alam Indonesia. Industri pengolahan karet memiliki peran dalam mengubah bahan olahan yang berasal dari perkebunan dan petani karet menjadi produk dengan spesifikasi serta nilai tambah lebih tinggi.

Sebagai perusahaan pengolahan, PT Batanghari Tebing Pratama berada pada mata rantai antara pemasok bahan olahan karet dan industri pengguna karet alam. Produk crumb rubber yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai industri berbasis karet, terutama industri ban.

Dalam daftar pabrik karet yang diterbitkan GAPKINDO, perusahaan tersebut tercatat sebagai salah satu produsen technically specified rubber (TSR) di Sumatera Utara.

Pengendalian Mutu dalam Produksi

Kualitas menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan produksi perusahaan. Hal itu terlihat dari penelitian akademik yang secara khusus menganalisis pengendalian kualitas crumb rubber di PT Batanghari Tebing Pratama.

Penelitian pada 2022 menggunakan metode Seven Tools untuk mengidentifikasi berbagai persoalan kualitas dalam produksi SIR 20. Salah satu parameter yang menjadi perhatian adalah P0 atau plastisitas awal.

Penelitian tersebut menemukan hasil pengujian yang berada di bawah standar SIR 20 pada periode Februari hingga Juli. Analisis kemudian mengelompokkan sejumlah faktor yang berpengaruh terhadap persoalan kualitas, yakni bahan baku, manusia, mesin atau peralatan, metode kerja, serta lingkungan kerja.

Temuan tersebut menunjukkan pengendalian mutu pada industri karet membutuhkan pengawasan di berbagai tahapan produksi.

Tercatat dalam Program Lingkungan Pemerintah

PT Batanghari Tebing Pratama juga tercatat dalam dokumen Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).

Dalam dokumen penetapan peserta PROPER, perusahaan tercatat pada sektor karet di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Nama perusahaan juga muncul dalam dokumen peserta maupun hasil penilaian PROPER pada periode berikutnya.

Pencatatan tersebut menunjukkan kegiatan industri perusahaan menjadi bagian dari pengawasan pemerintah terhadap sektor industri, termasuk aspek pengelolaan lingkungan.

Bagian dari Batanghari Group

PT Batanghari Tebing Pratama juga disebut sebagai salah satu perusahaan yang berada dalam kelompok usaha Batanghari Group. Dokumen profil perusahaan dalam kajian industri menyebut kelompok tersebut memiliki sejumlah usaha yang bergerak di sektor karet di beberapa wilayah Indonesia.

Wilayah tersebut mencakup Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Utara. Keterkaitan itu menunjukkan keberadaan perusahaan menjadi bagian dari jaringan usaha pengolahan dan perdagangan karet yang memiliki aktivitas di sejumlah sentra produksi karet Indonesia.

Jejak dalam Perdagangan Karet

Kegiatan PT Batanghari Tebing Pratama juga tercermin dalam data perdagangan. Salah satu basis data perdagangan mencatat pengiriman karet alam SIR 20 dari perusahaan pada 2021 dengan tujuan Hamburg, Jerman.

Data tersebut menunjukkan produk perusahaan memiliki keterkaitan dengan pasar ekspor karet alam. Namun, informasi itu tidak cukup untuk menyimpulkan keseluruhan negara tujuan ekspor perusahaan sepanjang sejarah operasionalnya.

Karena itu, informasi mengenai jaringan pasar perusahaan perlu dibatasi pada tujuan ekspor yang memang tercatat dalam sumber yang tersedia.

Posisi Perusahaan

Berdasarkan berbagai sumber yang dapat diverifikasi, PT Batanghari Tebing Pratama dikenal sebagai perusahaan pengolahan karet di Kota Tebing Tinggi dengan kegiatan utama memproduksi crumb rubber.

Perusahaan tercatat dalam berbagai dokumen industri dan akademik sebagai produsen karet spesifikasi teknis, termasuk SIR 10 dan SIR 20. Keberadaannya selama puluhan tahun mencerminkan perjalanan panjang industri pengolahan karet di Sumatera Utara.

Sejak didirikan pada 1988, perusahaan menjadi bagian dari industri yang mengolah bahan olahan karet menjadi komoditas bernilai tambah untuk memenuhi kebutuhan industri.

Catatan Sejarah

Informasi terbuka mengenai PT Batanghari Tebing Pratama belum memberikan kronologi tahunan secara lengkap. Data mengenai tanggal pendirian secara spesifik, perubahan struktur kepemilikan dari tahun ke tahun, daftar seluruh pimpinan, ekspansi kapasitas setiap periode, hingga seluruh tujuan ekspor perusahaan belum tersedia secara lengkap dalam sumber yang dapat diverifikasi.

Sejarah yang dapat dipastikan dari sumber terbuka menunjukkan perusahaan didirikan pada 1988 oleh Drs. H. Asril Sutan Amir, Ak., bergerak dalam pengolahan bokar menjadi crumb rubber, berlokasi di Kota Tebing Tinggi, serta tercatat sebagai produsen karet spesifikasi teknis SIR 10 dan SIR 20.

Dengan demikian, PT Batanghari Tebing Pratama menjadi salah satu bagian dari sejarah industri pengolahan karet modern di Kota Tebing Tinggi dan Sumatera Utara, khususnya dalam mata rantai produksi karet remah untuk kebutuhan industri di dalam maupun luar negeri.