Kediri, TandaGlobalNews –Pengelola Wisata Sumber Complang di Dusun Sumberrejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, terus menjaga kelestarian pepohonan yang tumbuh di kawasan wisata. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan wisata yang tidak hanya mengutamakan fasilitas, tetapi juga mempertahankan lingkungan dan keanekaragaman tanaman.
Berdasarkan pantauan, sejumlah pohon di kawasan Sumber Complang dilengkapi papan informasi yang menjelaskan jenis dan karakteristik tanaman. Di antaranya terdapat pohon palem ekor tupai (Wodyetia bifurcata), pohon jati (Tectona grandis), ketapang (Terminalia catappa), serta beringin (Ficus benjamina).
Keberadaan berbagai jenis pohon tersebut membuat kawasan Sumber Complang memiliki suasana yang lebih hijau dan teduh. Papan informasi yang dipasang juga dapat menjadi sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal jenis-jenis tanaman yang ada di kawasan wisata.
Wakil Pokdarwis Sumber Complang, Lani, mengatakan keberadaan pepohonan menjadi bagian penting yang harus dipertahankan seiring dengan perkembangan kawasan wisata. Pengelola tidak ingin pembangunan fasilitas wisata menghilangkan unsur alami yang menjadi salah satu daya tarik tempat tersebut.
“Pohon-pohon yang sudah ada terus kami jaga. Selain dirawat, kami juga terus melakukan penghijauan supaya kawasan wisata tetap hijau dan nyaman untuk pengunjung,” ujar Lani, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, penghijauan juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan Sumber Complang. Penambahan tanaman dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi dan karakter kawasan.
Tidak hanya pengelola, sejumlah pihak yang beraktivitas di kawasan wisata turut ikut menjaga keberadaan pepohonan. Salah satunya Komsani, pengelola yang juga terlibat dalam perawatan kawasan.
Komsani mengatakan merawat pohon bukan sekadar menjaga keindahan, tetapi juga mempertahankan lingkungan agar tetap nyaman bagi masyarakat yang datang berwisata.
“Kalau pohon dan lingkungannya terjaga, suasana di tempat wisata juga lebih nyaman. Jadi kami ikut menjaga, jangan sampai pohon yang sudah ada rusak atau ditebang sembarangan,” kata Komsani.
Keberadaan pohon-pohon tersebut sekaligus menambah nilai edukasi bagi pengunjung. Melalui papan informasi, masyarakat dapat mengetahui nama ilmiah, asal, serta karakteristik beberapa jenis tanaman yang tumbuh di kawasan Sumber Complang.
Pengelola berharap upaya pelestarian dan penghijauan dapat terus berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas wisata. Dengan demikian, Sumber Complang tidak hanya berkembang sebagai tempat rekreasi, tetapi juga tetap memiliki lingkungan hijau yang terawat dan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.
“Harapannya semakin banyak tanaman yang bisa dipertahankan dan ditambah. Jadi wisata berkembang, tetapi alamnya juga tetap terjaga,” pungkas Lani.
Reporter: Maulana Rahmadha
Editor: Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan