KEDIRI, TandaGlobalNews–Stadion Brawijaya, Kota Kediri, mulai bersolek melalui penggantian pagar pembatas penonton yang telah digunakan sejak lama. Perbaikan yang dilakukan secara bertahap ini tak hanya menyasar bagian pagar yang jebol saat laga perdana Persik Kediri melawan Dewa United, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan standar keamanan stadion. Hasil penilaian risiko dan keamanan dari Polda Jatim pun mengalami kenaikan dari skor 62 menjadi 65.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, menyebut perbaikan pagar Stadion Brawijaya diprioritaskan pada bagian yang mengalami kerusakan saat laga perdana melawan Dewa United. Pembenahan dilakukan secara bertahap agar tetap menyesuaikan dengan agenda pertandingan kandang Persik Kediri.
“Perbaikan berdampak pada hasil evaluasi keamanan stadion yang dilakukan Polda Jawa Timur. Skor penilaian risiko dan keamanan Stadion Brawijaya tercatat naik dari 62 menjadi 65,” jelasnya.
Menurut Widodo, nilai tersebut berpeluang meningkat kembali setelah seluruh pagar pembatas selesai diganti. Ia menyampaikan, bahwa hasil penilaian risiko dan keamanan stadion oleh Polda Jatim mengalami peningkatan setelah perbaikan dilakukan. Penilaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan kondisi keamanan fasilitas stadion.
“Penilaian akan naik lagi jika semua pagar pembatas baru terpasang semua,” tambahnya.
Pagar baru yang dipasang memiliki panjang sekitar 100 meter dan tinggi tiga meter, dengan besi tulang berukuran 12 inchi. Dia mengungkapkan, pengerjaan penggantian memanfaatkan jeda kompetisi selama sekitar 20 hari pada periode FIFA Matchday yang dikemas dengan tajuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Selain itu, pembuatan rangka pagar dilakukan terlebih dahulu di bengkel, sedangkan pekerjaan di stadion berfokus pada pemasangan dan penyelesaian fondasi. Sementara itu, penggantian pagar akan dilanjutkan setelah pertandingan Persik melawan Madura United.
“Pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan jadwal pertandingan Persik ketika menjalani laga tandang. Jadi pemasangan pagar kembali dilakukan agar perbaikan dapat berlanjut tanpa mengganggu pelaksanaan laga kandang,” pungkasnya.
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan