BEKASI, TandaGlobalNews — PT Dynic Textile Prestige merupakan perusahaan manufaktur tekstil teknis yang didirikan di Indonesia pada 2014 sebagai bagian dari ekspansi Dynic Corporation dari Jepang.
Berbeda dari pabrik tekstil konvensional yang menghasilkan kain untuk pakaian, perusahaan ini berfokus pada nonwoven materials, terutama material yang berkaitan dengan industri otomotif.
Pabriknya berada di kawasan Greenland International Industrial Center atau GIIC, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Berdiri pada 2014
Sejarah PT Dynic Textile Prestige dimulai pada 2014.
Sejarah resmi Dynic Corporation mencatat perusahaan tersebut didirikan di Indonesia pada tahun tersebut.
Dynic sendiri mempunyai sejarah jauh lebih panjang di Jepang.
Perusahaan induknya bermula pada 1919 sebagai Nippon Cloth Industry Co., Ltd. di Kyoto. Pada 1974, nama perusahaan berubah menjadi Dynic Corporation.
Dengan demikian, PT Dynic Textile Prestige merupakan bagian dari kelompok usaha Jepang yang telah mempunyai pengalaman panjang dalam bidang material tekstil dan produk turunannya.
Memilih Bekasi
Fasilitas Indonesia dibangun di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas, Desa Pasir Ranji, Cikarang Pusat, Bekasi.
Lokasi tersebut merupakan salah satu kawasan industri besar di Jawa Barat.
Kawasan Cikarang mempunyai kedekatan dengan pusat industri otomotif nasional sehingga sesuai untuk perusahaan yang memasok material bagi kendaraan.
Dynic kemudian memanfaatkan lokasi tersebut untuk memproduksi material nonwoven.
Investasi Awal
Pada saat pabrik diperkenalkan kepada publik, nilai investasi awal PT Dynic Textile Prestige tercatat sekitar US$14 juta.
Menurut ANTARA, perusahaan merencanakan tambahan investasi sekitar US$4 juta untuk tahap pengembangan berikutnya.
Investasi tersebut menunjukkan bahwa fasilitas Indonesia dirancang untuk berkembang secara bertahap.
Tahap pertama difokuskan pada material tertentu untuk kendaraan, kemudian produksi diperluas.
Joint Venture
PT Dynic Textile Prestige didirikan melalui kerja sama beberapa pihak.
ANTARA melaporkan struktur usaha awal terdiri dari Dynic Corporation Jepang sebesar 51 persen, TPCORP Thailand 44 persen dan SPI 5 persen.
Struktur tersebut menunjukkan bahwa fasilitas Indonesia dibangun sebagai usaha patungan dengan modal Jepang dan Thailand.
Model joint venture tersebut juga mencerminkan strategi perusahaan Jepang untuk mengembangkan basis produksi di Asia Tenggara.
Fokus pada Industri Otomotif
Produk utama perusahaan berbeda dari tekstil untuk pakaian.
PT Dynic Textile Prestige memproduksi dan memasok material nonwoven untuk kebutuhan otomotif.
Pada tahap awal, pabrik direncanakan memproduksi material untuk bagian interior kendaraan, termasuk headliner atau pelapis bagian atas kabin.
Tahap berikutnya diarahkan pada karpet interior dan aksesori internal kendaraan.
Pengembangan tersebut menempatkan perusahaan dalam kategori technical textile.
Memasok Industri Otomotif
Pasar otomotif menjadi salah satu target utama.
ANTARA mencatat produk dari pabrik Indonesia dipasok untuk kebutuhan ekspor Jepang yang berkaitan dengan kendaraan Toyota, Honda dan Nissan.
Pabrik juga disebut memasok kebutuhan Tata Motors di India.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pabrik Bekasi terhubung dengan rantai pasok otomotif lintas negara.
Produk yang dibuat di Indonesia tidak hanya ditujukan untuk kendaraan yang diproduksi di dalam negeri.
Perluasan Jenis Produk
Material nonwoven mempunyai banyak penggunaan dalam kendaraan.
Selain headliner, pabrik juga dikembangkan untuk memproduksi material yang digunakan pada karpet interior, jok dan komponen interior lainnya.
Dalam dunia otomotif, material tersebut harus memenuhi persyaratan teknis tertentu karena digunakan dalam lingkungan kendaraan yang membutuhkan ketahanan, konsistensi dan keamanan.
Karena itu, proses produksinya berbeda dari pembuatan kain pakaian biasa.
Perkembangan Technical Textile
Masuknya Dynic ke Indonesia mempunyai arti penting bagi perkembangan industri tekstil teknis.
Industri tekstil selama ini sering diasosiasikan dengan pakaian dan fashion.
Namun, tekstil juga digunakan dalam otomotif, kesehatan, konstruksi, filtrasi dan berbagai sektor industri.
PT Dynic Textile Prestige menjadi salah satu contoh perusahaan yang membawa kemampuan tersebut ke kawasan manufaktur Indonesia.
Perkembangan Sertifikasi
Seiring perkembangan perusahaan, standar pengelolaan mutu juga semakin diperkuat.
Dynic mencatat PT Dynic Textile Prestige memperoleh sertifikasi ISO 9001 pada 5 November 2024.
Sertifikasi tersebut berkaitan dengan sistem manajemen mutu dan menjadi bagian dari upaya memastikan konsistensi proses produksi.
Posisi dalam Grup Dynic
PT Dynic Textile Prestige bukan satu-satunya fasilitas luar negeri Dynic.
Dynic Corporation juga memiliki kegiatan di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, China, Thailand, Singapura dan Republik Ceko.
Fasilitas Indonesia menjadi salah satu bagian dari jaringan internasional tersebut.
Keberadaan fasilitas di Bekasi memperluas basis produksi Dynic di Asia dan mendekatkannya dengan industri otomotif di kawasan ASEAN.
Perjalanan Perusahaan di Indonesia
Dalam lebih dari satu dekade sejak didirikan pada 2014, PT Dynic Textile Prestige berkembang sebagai perusahaan technical textile yang mempunyai fokus pada material nonwoven untuk otomotif.
Pabriknya dibangun dengan investasi awal yang cukup besar dan dirancang dalam beberapa tahap.
Orientasi ekspor juga menjadi bagian dari strategi perusahaan.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa industri tekstil Indonesia tidak hanya terdiri dari produsen kain dan pakaian.
Ada pula perusahaan yang memproduksi material teknis dengan spesifikasi khusus untuk industri global.
Warisan dan Perannya
Sejarah PT Dynic Textile Prestige memperlihatkan bagaimana investasi asing dapat membawa jenis teknologi tekstil yang lebih khusus ke Indonesia.
Dengan basis produksi di Cikarang Pusat, perusahaan berada di tengah kawasan yang menjadi salah satu pusat industri otomotif dan manufaktur Indonesia.
Hubungan dengan Dynic Corporation Jepang juga memberikan akses terhadap pengalaman panjang perusahaan induk yang telah bergerak di bidang material tekstil sejak awal abad ke-20.
Dari pendirian pada 2014, investasi awal US$14 juta, hingga pengembangan material nonwoven untuk kebutuhan otomotif dan sertifikasi ISO 9001 pada 2024, PT Dynic Textile Prestige menjadi bagian dari babak baru industri tekstil Indonesia—ketika tekstil tidak lagi hanya digunakan untuk pakaian, tetapi juga menjadi material penting bagi kendaraan dan industri berteknologi tinggi.



















Tinggalkan Balasan