Manjakan Pencinta Buku, Bursa Buku Murah di Festival Literasi Kediri Diserbu Pengunjung

Pengunjung memadati area Bursa Buku Murah di Festival Literasi Kota Kediri yang menawarkan ribuan buku berkualitas dengan harga terjangkau mulai Rp10.000 sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri. ( Dok. Roni Ardiansyah / Tandaglobalnews)

Tandaglobal.news | KEDIRI — Riuh rendah suara ribuan pengunjung memadati kawasan GOR Jayabaya, Kota Kediri, pada Jumat (26/6/2026). Masyarakat dari berbagai sudut kota berbondong-bondong datang demi memanfaatkan momen-momen terakhir dari rangkaian panjang perhelatan Festival Literasi Kota Kediri yang telah berjalan selama hampir tiga pekan.

Titik paling magnetis yang menjadi pusat perhatian utama pengunjung tidak lain adalah area Bursa Buku Murah. Program yang dihadirkan berkat kerja sama dengan Mizan tersebut menjadi ruang terbuka bagi publik untuk mengakses ribuan pilihan buku berkualitas dengan potongan harga atau diskon yang sangat ramah di kantong.

Harga buku yang ditawarkan dalam bursa ini tergolong sangat miring, yakni berkisar di angka Rp10.000 hingga Rp20.000 saja per buku. Keterjangkauan harga inilah yang memicu terjadinya lonjakan kunjungan, terutama pada waktu akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu, di mana para orang tua banyak membawa anak-anak mereka untuk belanja buku bacaan.

Bagi warga Kediri, kehadiran pameran buku dengan skala sebesar ini menjadi oase tersendiri di tengah minimnya gerai buku murah yang lengkap. Peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 melalui jalur literasi ini dinilai sukses menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat akan pemenuhan fasilitas membaca yang bermutu namun tetap ekonomis.

Selain bursa buku, daya tarik lain yang menyedot perhatian warga adalah stan barber shop atau potong rambut gratis. Uniknya, pengunjung tidak perlu membayar dengan uang tunai untuk mendapatkan jasa pangkas rambut tersebut, melainkan cukup dengan menyumbangkan satu buah buku yang masih layak baca kepada petugas.

Sistem barter buku dalam program potong rambut ini nantinya akan dialokasikan sebagai gerakan sosial yang produktif. Buku-buku yang berhasil dikumpulkan dari sumbangan para pengunjung tersebut akan disalurkan langsung ke perpustakaan daerah, serta didistribusikan ke berbagai fasilitas publik seperti rumah sakit, stasiun, dan terminal untuk dijadikan pojok baca.

Baca Juga  Polres Kediri Gelar Mancing Mania Polri dan Masyarakat, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80

Kesan seru dan penuh kepuasan ini dirasakan langsung oleh Putri, salah seorang pengunjung lokal yang sengaja meluangkan waktu di hari kerja demi bisa berburu buku-buku incarannya. Baginya, festival ini memberikan pengalaman belanja yang sangat menyenangkan sekaligus menguntungkan bagi kantong mahasiswa maupun pekerja muda.

“Acaranya seru banget dan saya pribadi merasa senang sekali. Festival ini sangat membantu kami untuk mencari buku-buku murah yang tetap berkualitas dan bermanfaat. Kebetulan ini kali pertama saya datang, dan langsung kalap. Ini sudah dapat beberapa buku, tapi rasanya masih mau pilih-pilih lagi yang lain,” kata Putri sembari menunjukkan tas belanjaannya di GOR Jayabaya, Jumat (26/6/2026).

Jurnalis : Roni Ardiansyah

administrator
Media Berita Online | Menyampaikan Berita Terkini - Aktual - Terpercaya

    Artikel Terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *