KEDIRI, Tandaglobal.news — Pemerintah Kabupaten Kediri menyiapkan lahan dan memastikan kelengkapan administrasi serta perizinan untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ratusan gerai koperasi di wilayah Kabupaten Kediri dapat beroperasi dengan lancar dan sesuai aturan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, pemerintah daerah turut mengawal kesiapan infrastruktur dan legalitas gerai koperasi yang tersebar di berbagai desa.
Dari total 344 gerai yang direncanakan, Pemkab Kediri telah menyiapkan lahan. Saat ini, pemerintah daerah juga tengah memeriksa kelengkapan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk memastikan kelayakan bangunan.
“Saya rasa kalau ditanya dukungan sudah jelas ya, dari 344 gerai kami menyiapkan bantu untuk menyiapkan lahan dan sekarang lahan sudah tersedia. Hari ini yang kami cek adalah untuk SLF-nya,” ujar Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito saat diwawancarai awak media.
Ia menjelaskan, kelengkapan administrasi dan perizinan menjadi perhatian penting karena program KDMP merupakan salah satu prioritas utama Presiden. Karena itu, pemerintah daerah memastikan tidak ada aspek perizinan yang terlewat.
Lebih lanjut, Mas Dhito menegaskan bahwa keberadaan koperasi desa tersebut sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan. Menurutnya, KDMP bukan dibentuk untuk mematikan usaha atau bersaing dengan pedagang di pasar tradisional.
Sebaliknya, koperasi desa tersebut dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan barang bersubsidi bagi masyarakat.
“Dan ini bukan apa, bukan bersaing, tapi untuk kebutuhan subsidi masyarakat dicukupi dari koperasi ini,” pungkasnya.



















Tinggalkan Balasan