
KEDIRI, TandaGlobalNews – Benda granat yang ditemukan warga di sekitar aliran Sungai Brantas, Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, ternyata masih dalam kondisi aktif. Temuan tersebut kemudian ditangani oleh personel Jibom Gegana Polda Jawa Timur dengan melakukan disposal atau pemusnahan.
Benda berbahaya tersebut sebelumnya ditemukan warga yang tengah beraktivitas di sekitar aliran Sungai Brantas pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 11.24 WIB.
Kabag OPS Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi menyampaikan, petugas Jibom Gegana Polda Jatim telah melakukan pemusnahan terhadap granat yang ditemukan warga di aliran Sungai Brantas tersebut.
“Sudah kami musnahkan tadi sore di kawasan Galian C Besuki Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Menurut Kompol Iwan Setyo Budhi, hasil pemeriksaan petugas bahwa granat tersebut masih memiliki kondisi aktif sehingga berpotensi membahayakan apabila ditangani secara sembarangan. Karena itu, proses pemusnahan dilakukan dengan prosedur khusus dan pengamanan ketat.
Walau demikian, pihaknya belum dapat memastikan granat itu merupakan buatan dari negara mana.
“Kemungkinan jaman perang kemerdekaan dulu,” ungkap Kabag OPS Polres Kediri Kota.
Sebelumnya, Iwan menceritakan, penemuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar Sungai Brantas.
“Ada laporan masyarakat menemukan barang diduga bahan peledak. Setelah ditemukan, menghubungi Polres Kediri Kota dan kami berkoordinasi dengan Jibom Gegana Polda Jatim BKO Kediri untuk dilakukan penindakan lebih lanjut,” jelasnya saat ditemui di lokasi.
Petugas Jibom Gegana Polda Jatim akhirnya tiba di lokasi pukul 13.58 WIB. Selanjutnya, dilakukan penindakan dan penanganan lebih lanjut.
Menurut Kompol Iwan, benda yang ditemukan tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. Berdasarkan pemeriksaan awal, benda tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 15 sentimeter dengan diameter antara 5 hingga 7 sentimeter.
“Ukurannya kurang lebih panjang 15 sentimeter, diameter kurang lebih 5 sampai 7 sentimeter,” tutupnya.
Editor: Rizky Rusdiyanto



















Tinggalkan Balasan