JAKARTA, Tandaglobal.news — Perjalanan akhir pekan seorang pria bersama istrinya menuju Central Park (CP) berubah menjadi situasi mencekam setelah pengemudi Grab Car Plus yang mereka tumpangi terlibat tabrakan dengan taksi GreenSM di kawasan keluar Tol Grogol-Tomang, Jakarta.
Kisah tersebut dibagikan akun Threads @rakapr pada Sabtu, 19 September 2026. Dalam unggahannya, penumpang mengaku sejak awal perjalanan melihat pengemudi Grab dalam kondisi mengantuk dan berkendara secara ugal-ugalan.
“dari awal pengemudi ini sudah mengantuk, ugal2an & hampir menabrak pengendara lain,” tulis @rakapr.
Meski merasa perjalanan mulai membahayakan, penumpang mengaku tidak berani langsung turun karena kendaraan masih berada di jalan tol.
“namun kami jg ragu kalau turun di tengah jalan tol,” lanjutnya.
Situasi kemudian berubah setelah kendaraan Grab disebut menabrak taksi GreenSM di gerbang keluar Tol Grogol-Tomang. Sopir GreenSM turun dari kendaraannya dan mengejar untuk meminta pertanggungjawaban atas tabrakan tersebut.
Namun, menurut kesaksian penumpang, pengemudi Grab justru kembali menjalankan kendaraannya. Sopir GreenSM disebut terseret pada bagian pintu kiri mobil hingga kendaraan tersebut bergerak menuju lampu merah Tomang.
Penumpang mengaku situasi semakin membahayakan ketika pengemudi Grab disebut terus memacu kendaraan. Ia bahkan mengklaim pengemudi tersebut berniat membawa kendaraan dalam kondisi sopir GreenSM masih berada di bagian pintu.
Dalam kondisi tersebut, penumpang kemudian mencari cara untuk keluar dari mobil. Ia mengaku mengalihkan perhatian pengemudi dengan mengatakan akan mengganti kerugian akibat tabrakan.
Kesempatan itu kemudian digunakan penumpang dan istrinya untuk turun dari kendaraan. Setelah berada di luar, seorang pengemudi taksi online lain disebut menawarkan tumpangan hingga keduanya dapat melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, menurut unggahan tersebut, pengemudi Grab dan sopir GreenSM masih terlibat pertengkaran di tengah jalan setelah penumpang meninggalkan lokasi.
Kisah tersebut kemudian mendapat perhatian di media sosial. Salah satu yang ikut menanggapi adalah pengulas otomotif Ridwan Hanif yang menyebut situasi tersebut beruntung karena ada pengemudi lain yang bersedia memberikan tumpangan.
Di tengah beredarnya cerita tersebut, Grab telah memberikan respons melalui kolom komentar unggahan @rakapr. Grab menyatakan telah menerima laporan dan tim Pusat Keselamatan & Keamanan sedang melakukan tindak lanjut.
Grab juga menyebut telah berupaya menghubungi pelapor melalui nomor ponsel terdaftar dan WhatsApp, tetapi belum berhasil tersambung. Perusahaan kemudian meminta pelapor mengecek pesan langsung melalui Instagram.
“Mohon kesediaannya mengecek DM Instagram dari kami ya Kak,” tulis Grab.
Grab menegaskan tidak menoleransi tindakan yang melanggar peraturan lalu lintas ataupun membahayakan pengguna jalan lain. Jika hasil penanganan menemukan adanya pelanggaran, perusahaan menyatakan akan mengambil tindakan sesuai aturan dan kode etik yang berlaku serta berkoordinasi dengan pihak berwenang bila diperlukan.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan mengenai identitas pengemudi Grab, kondisi sopir GreenSM setelah insiden, maupun hasil investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Kronologi mengenai pengemudi yang mengantuk, dugaan upaya melarikan diri, hingga dugaan membahayakan sopir GreenSM masih bersumber dari kesaksian penumpang dalam unggahan media sosial dan belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti.



















Tinggalkan Balasan