KEDIRI, Tandaglobal.news Wisata Sumber Complang di Dusun Sumberrejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, mulai menunjukkan perkembangan setelah sebelumnya sempat kurang terurus dan dipenuhi enceng gondok.

Kawasan wisata tersebut kini kembali ditata melalui pengelolaan baru yang lebih terarah. Perubahan itu terlihat dari sisi kebersihan, fasilitas, hingga aktivitas wisata yang mulai meningkat.

Wakil Pokdarwis Sumber Complang, Lani, mengatakan perubahan pengelolaan membawa sejumlah perkembangan. Jumlah pengunjung dan pedagang yang memanfaatkan kawasan tersebut juga mulai bertambah.

“Sekarang sudah mulai banyak perkembangan. Pengelolaannya juga lebih maju dan transparan, terutama dalam hal keuangan. Kami bersama tim berusaha menata kembali tempat ini agar semakin nyaman untuk masyarakat,” ujar Lani, Sabtu (12/9/2026).

Salah satu keunggulan Sumber Complang adalah pengunjung dapat memasuki kawasan wisata tanpa dikenakan tiket masuk. Pengunjung bisa bersantai, nongkrong, memberi makan ikan hingga menikmati fasilitas karaoke.

Pengelola juga menyediakan wahana perahu baru dengan tarif Rp5.000 untuk durasi 15 menit.

Fasilitas kolam renang juga masih beroperasi dan menjadi salah satu pilihan aktivitas bagi pengunjung.

Dari sisi kenyamanan, kawasan wisata kini dilengkapi penerangan di sejumlah titik.

Meski pengunjung dapat datang dengan waktu yang relatif bebas, aktivitas biasanya mulai berkurang setelah Maghrib hingga Isya.

Sering Jadi Lokasi Kegiatan

Sumber Complang juga mulai dimanfaatkan sebagai lokasi berbagai kegiatan oleh masyarakat maupun pihak dari luar. Sejumlah kegiatan seperti acara TK, senam, melukis hingga outbound pernah digelar di kawasan tersebut.

Salah satu kegiatan yang memiliki daya tarik tersendiri adalah Pladu atau kuras sumber. Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat menangkap ikan secara bersama-sama sehingga mampu menarik massa dalam jumlah besar.

Saat kegiatan Pladu berlangsung, pengunjung dikenakan tiket Rp10.000. Sementara tarif parkir ditetapkan Rp5.000.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pengelola menyiapkan lahan parkir khusus di sebelah timur kawasan.

“Kalau ada kegiatan seperti Pladu, antusiasmenya sangat besar. Karena itu kami juga harus mempersiapkan tempat parkir agar kendaraan pengunjung tidak mengganggu aktivitas di kawasan wisata,” jelas Lani.