
KEDIRI, Tandaglobal.news — Perkembangan wisata Sumber Complang di Dusun Sumberrejo, Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ramainya kunjungan wisatawan membuat sejumlah pedagang merasakan peningkatan penjualan dibandingkan saat berjualan di rumah.
Salah satunya dirasakan Komsani (62), pedagang yang telah berjualan di kawasan Sumber Complang selama kurang lebih dua tahun.
Ia mengatakan aktivitas perdagangan semakin terasa sejak kawasan wisata mulai ramai dikunjungi masyarakat.
Menurut Komsani, pengunjung paling ramai datang pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu.
Aktivitas mulai meningkat sekitar pukul 10.00 WIB hingga sore menjelang Maghrib.
“Kalau Sabtu dan Minggu biasanya mulai ramai sekitar jam 10 pagi sampai sore. Kalau ada kegiatan atau event, pengunjungnya bisa jauh lebih banyak,” ujar Komsani, Sabtu (12/9/2026).
Komsani mengaku sebelum berjualan di kawasan wisata, dirinya sempat menutup warung yang berada di rumah karena kondisi pembeli cukup sepi.
Setelah berjualan di Sumber Complang, antusiasme pembeli perlahan meningkat.
Lapaknya di kawasan wisata biasanya buka sejak pagi hingga Maghrib.
Sementara itu, warung yang berada di rumah dapat beroperasi selama 24 jam.
Peningkatan kunjungan wisatawan turut berdampak langsung terhadap omzet yang diperoleh.
Dalam kondisi normal, omzet harian Komsani disebut dapat meningkat hampir 200 persen dibandingkan saat berjualan dalam kondisi sepi di rumah.
“Setelah berjualan di sini, pembelinya semakin ramai dan omzet bisa naik hampir 200 persen. Kalau sedang ada event, kenaikannya bisa sampai 400 bahkan 600 persen,” ungkapnya.
Menurutnya, event yang mendatangkan banyak pengunjung menjadi momentum tersendiri bagi pedagang.
Salah satunya ketika digelar kegiatan seperti lomba mancing, yang membuat jumlah pengunjung meningkat dan berdampak pada penjualan makanan maupun minuman.
Komsani menilai perkembangan tempat wisata sangat berkaitan dengan peluang usaha masyarakat.
Semakin ramai pengunjung, semakin besar pula kesempatan pedagang untuk mendapatkan penghasilan.
Meski demikian, ia berharap perkembangan tersebut tetap diimbangi dengan pengelolaan yang baik.
Transparansi dalam pengelolaan wisata dinilai penting agar seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan perannya dengan baik.
“Harapannya Sumber Complang terus berkembang dan semakin ramai. Pengelolanya juga tetap transparan, sementara anggota dan pedagang bisa menjaga integritas serta menjalankan perannya masing-masing,” harap Komsani.
Menurutnya, jika pengelolaan berjalan konsisten dan kawasan wisata terus berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pengunjung, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat di sekitar Sumber Complang.




















Tinggalkan Balasan