Kediri, TandaGlobalNews –Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terlihat di sejumlah SPBU di wilayah Kediri dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat pengendara harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan giliran mengisi BBM.
Pantauan pada Sabtu (12/9/2026) di SPBU Kaliombo, Kota Kediri, menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di area pengisian Pertalite. Sejumlah pengendara terlihat menunggu secara bergantian hingga mendapatkan giliran.
Kondisi serupa juga terpantau di beberapa SPBU lainnya. Antrean terjadi terutama ketika stok Pertalite yang tersedia belum mencukupi kebutuhan kendaraan yang datang secara bersamaan.
Faisal, staf SPBU Kaliombo, mengatakan, salah satu kondisi yang dapat menyebabkan antrean panjang adalah ketika pasokan Pertalite dari armada tangki mengalami keterlambatan. Saat stok di SPBU menipis atau kosong sementara, kendaraan yang datang harus menunggu hingga pasokan kembali tersedia.
“Kalau pasokan terlambat, antrean bisa langsung panjang karena kendaraan yang datang harus menunggu sampai stok tersedia kembali. Kondisi seperti ini bisa terjadi berulang ketika kebutuhan Pertalite sedang tinggi,” katanya.
Selain persoalan distribusi, meningkatnya jumlah konsumen yang memilih Pertalite juga berpotensi memperpanjang antrean. Perbedaan harga dengan BBM nonsubsidi dapat mendorong sebagian pengguna kendaraan beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran.
Di sisi lain, beredarnya informasi mengenai pembatasan maupun penyesuaian kuota BBM bersubsidi juga dapat memengaruhi perilaku konsumen. Kekhawatiran kehabisan BBM membuat sebagian masyarakat memilih mengisi lebih banyak ketika mendapati stok tersedia.
Faktor lainnya adalah adanya pembelian dalam jumlah besar oleh oknum pengecer yang dapat menyerap stok lebih cepat. Jika terjadi bersamaan dengan peningkatan mobilitas masyarakat, beban permintaan di SPBU semakin besar.
Faisal menyebut kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting agar ketersediaan BBM di SPBU tetap terjaga. Ketika armada pengangkut dapat datang sesuai jadwal, proses pelayanan kepada konsumen juga dapat berjalan lebih lancar.
“Harapannya pasokan bisa berjalan lancar sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan antrean tidak terlalu panjang,” lanjutnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU, antrean didominasi kendaraan roda dua dan roda empat. Pengendara diimbau tetap tertib mengikuti jalur antrean serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi BBM dapat dinikmati masyarakat secara lebih merata.
Kondisi antrean Pertalite ini menjadi perhatian karena berlangsung di beberapa titik dan terjadi berulang. Kelancaran distribusi dari terminal BBM hingga SPBU menjadi salah satu kunci untuk menjaga ketersediaan stok dan mengurangi penumpukan kendaraan di area pengisian.
Reporter: Roni Ardiansyah
Editor : Rizky Rusdiyanto




















Tinggalkan Balasan