KEDIRI, Tandaglobal.news — Wajah bahagia terlihat dari warga Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, saat menerima bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram.

Salah seorang penerima, Poniasih, 58, warga RT 6/RW 2 Desa Gogorante, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut.

Ia mengatakan beras itu akan digunakan sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Merasa senang dan bahagia. Orang miskin kalau dapat bantuan, alhamdulillah pemerintah memperhatikan orang miskin seperti saya,” kata Poniasih.

Poniasih mengaku saat ini tidak bekerja karena kondisi tubuhnya yang kerap sakit.

Kebutuhan sehari-hari keluarganya lebih banyak bergantung pada anaknya yang memiliki pekerjaan tidak tetap.

Ia mengatakan bantuan beras tersebut sangat berarti untuk membantu mengurangi beban kebutuhan pangan keluarga.

Hal senada disampaikan Suhartani, warga Balung, Desa Gogorante.

Perempuan yang sehari-hari berjualan es itu mengaku bahagia karena akhirnya mendapatkan bantuan pangan.

“Alhamdulillah, bahagia sekali. Terima kasih atas bantuannya, Pak Prabowo. Semoga tidak salah sasaran pemberiannya,” ujarnya.

Di tengah penyaluran bantuan tersebut, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengingatkan warga agar tidak menjual kembali beras yang diterima.

Menurutnya, bantuan pangan merupakan hak masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima dan diperuntukkan bagi kebutuhan keluarga.

“Yang sudah dapat bantuan pangan hari ini tidak boleh dijualbelikan. Ini perintah Bapak Presiden untuk Bapak Ibu semua, bukan untuk orang lain,” tegas Rizal.

Ia bahkan mencontohkan kasus di Cirebon, ketika seorang oknum kepala desa disebut menjual 192 kilogram beras bantuan kepada pengepul.

Kasus tersebut kemudian diproses aparat penegak hukum.

Rizal berharap kejadian serupa tidak terjadi di daerah lain.

Ia menekankan pentingnya memastikan bantuan pangan diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Sementara itu, penyaluran di Desa Gogorante kali ini mencakup 400 penerima dengan total 12 ton beras.

Secara keseluruhan, Kabupaten Kediri memiliki sekitar 251.420 penerima bantuan pangan dengan alokasi beras sekitar 7.542,66 ton.